- Antara
Modus Seragam Minimarket, Satu Keluarga Pembobol ATM di Jakarta Barat Diringkus
Nasriadi menjelaskan bahwa motif utama di balik aksi kriminal ini adalah tekanan ekonomi.
RH diduga kuat menjadi sosok yang menghasut istri dan anak tirinya untuk melakukan perbuatan tersebut.
“Ekonomi yang membuat mereka termotivasi. Ibu ini ibaratnya menikah dengan orang yang salah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, polisi mencurigai bahwa RH bukan pemain baru dalam aksi pembobolan ATM.
Keahliannya menggunakan alat las khusus menunjukkan bahwa ia kemungkinan besar sudah sering melakukan aksi serupa sebelumnya.
“Saya dan penyidik yakin ini bukan baru pertama kali. Kalau orang sudah berani menggunakan alat canggih dan modus-modus yang luar biasa, berarti dia sudah lebih dari sekali melakukan hal tersebut,” kata Nasriadi.
Sejumlah barang bukti telah disita, termasuk pakaian merah marun, seragam minimarket palsu, ponsel, hingga tempat sampah.
Sementara itu, peralatan las yang digunakan dibuang oleh para pelaku ke Kali Angke untuk menghilangkan jejak. Karena beratnya peralatan tersebut, petugas masih melakukan proses pencarian di dasar sungai.
“Sampai saat ini unit Resmob masih terus mencarinya,” ucapnya. (ant/dpi)