news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Fakta Mengerikan Kasus Bayi Tak Utuh di Sumedang! Ternyata Tewas Dibunuh Ibunya, Bukan Digigit Anjing.
Sumber :
  • Foe Peace Simbolon

Fakta Mengerikan Kasus Bayi Tak Utuh di Sumedang! Ternyata Tewas Dibunuh Ibunya, Bukan Digigit Anjing

Polisi terus mengusut kasus penemuan jenazah bayi laki-laki di Desa Ungkal, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Rabu, 2 September 2026 - 10:35 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Polisi terus mengusut kasus penemuan jenazah bayi laki-laki di Desa Ungkal, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Terbaru, penyidik menggelar pra-rekonstruksi untuk memperjelas rangkaian peristiwa dalam kasus tersebut. Pra-rekonstruksi digelar pada Selasa, 1 September 2026, di Dusun Sukaluyu RT 002/RW 001, Desa Ungkal.

Dalam pra-rekonstruksi tersebut, tersangka ER (19), memperagakan sebanyak 32 adegan. Yang bersangkutan adalah ibu muda dari bayi tersebut.

Adegan-adegan itu menjadi bagian dari penyidikan untuk mencocokkan keterangan tersangka dengan fakta yang telah dikumpulkan polisi. Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Sumedang, Ajun Komisaris Polisi Awang Munggardijaya mengatakan pra-rekonstruksi dilakukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas terkait perkara penemuan jenazah bayi tersebut.

"Pra-re­konstruksi ini dilaksanakan untuk memperoleh keterangan tambahan dan memperjelas rangkaian peristiwa dalam perkara penemuan jenazah bayi. Sebanyak 32 adegan diperagakan oleh tersangka berdasarkan hasil penyidikan yang telah dilakukan,” ujarnya, dikutip Rabu, 2 September 2026.

Pra-rekonstruksi melibatkan Satreskrim Polres Sumedang, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Unit Identifikasi, serta sejumlah unsur terkait lainnya. Pengamanan kegiatan dipimpin Kapolsek Conggeang, Ajun Komisaris Polisi Suratman bersama personel Polsek Conggeang.

Kegiatan tersebut juga dihadiri pihak DPPKBP3A Kabupaten Sumedang, tersangka bersama keluarganya, perangkat Desa Ungkal, serta awak media. Polisi memastikan pengamanan dilakukan untuk menjaga proses prarekonstruksi berjalan tertib dan kondusif.

“Dari awal hingga kegiatan selesai, situasi berjalan aman, tertib dan kondusif. Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan prarekonstruksi dapat berjalan dengan lancar,” kata dia.

Polres Sumedang menegaskan penyidikan kasus tersebut masih terus berjalan. Pra-rekonstruksi menjadi salah satu tahapan yang dilakukan penyidik untuk memperoleh keterangan tambahan sekaligus melengkapi berkas perkara.

AKP Awang mengatakan proses hukum akan dilakukan secara profesional dan objektif sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan prarekonstruksi tersebut, penyidik diharapkan dapat semakin memperjelas rangkaian peristiwa yang berkaitan dengan penemuan jenazah bayi laki-laki di Desa Ungkal.

Adapun dalam pra-rekonstruksi terkuak fakta-fakta mencengangkan. Pertama, bayi masih hidup saat dilahirkan pelaku. Lalu, ada beberapa luka tusuk pada tubuh bayi.

Kemudian, bagian tangan dan kaki kanan bayi malang ini ternyata terpisah karena sayatan benda tajam, bukan lantaran digigit anjing peliharaan warga di sana. Setelahnya, baru pelaku mengubur jasad buah hatinya itu sendiri.

Foe peace simbolon

 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

13:37
01:04
01:37
04:59
06:02
01:14

Viral