- Adinda Ratna Safira-tvOne
Polisi Sebut Belum Ada Indikasi Pelaku Pengeroyokan Maut Bambang Setiawan Adalah Anggota Ormas
Dari hasil tersebut, polisi memperoleh dua sketsa wajah dengan ciri-ciri yang berbeda.
Ciri-ciri Dua Terduga Pelaku
Kedua orang yang wajahnya dituangkan dalam sketsa tersebut diperkirakan merupakan pria berusia sekitar 30 hingga 40 tahun.
Terduga pelaku pertama memiliki sejumlah ciri fisik yang berhasil digambarkan berdasarkan keterangan saksi dan analisis digital.
Ciri-ciri tersebut meliputi:
-
Wajah berbentuk oval.
-
Alis tipis.
-
Bibir tebal.
-
Hidung pesek.
-
Bola mata berwarna hitam.
-
Warna kulit cokelat.
Sementara itu, terduga pelaku kedua memiliki bentuk wajah yang berbeda. Polisi menyebut pria tersebut memiliki wajah berbentuk kotak.
Ciri lainnya yakni hidung pesek dan bibir bagian bawah yang tebal. Pria tersebut juga disebut memiliki kumis dan janggut.
“Sementara itu dua yang kami dapat lakukan sketsa wajah dari keterangan saksi maupun analisa digital di lokasi kejadian perkara,” tutur Iman.
Penyidik Masih Kejar Identitas Pelaku
Polda Metro Jaya masih melakukan pendalaman untuk mengungkap identitas kedua pria yang tergambar dalam sketsa tersebut.
Sketsa wajah menjadi salah satu petunjuk yang digunakan penyidik untuk mengembangkan penyelidikan kasus pengeroyokan yang menewaskan Bambang Setiyawan.
Selain mendalami identitas terduga pelaku, polisi juga masih berupaya memastikan rangkaian peristiwa yang terjadi saat kerusuhan usai aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI.
Polisi sebelumnya mendapatkan keterangan dari sejumlah saksi yang kemudian menjadi dasar dalam pembuatan sketsa wajah. Keterangan tersebut juga dicocokkan dengan hasil analisis digital dari lokasi kejadian.
Di sisi lain, polisi mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru mengaitkan terduga pelaku dengan kelompok atau komunitas tertentu sebelum adanya bukti yang menguatkan.
Polda Metro Jaya memastikan penyidikan masih berjalan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas pengeroyokan hingga menyebabkan Bambang Setiyawan kehilangan nyawa.
VIVA/Foe Peace Simbolon