news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra.
Sumber :
  • ANTARA

Yusril Ungkap Perannya dalam Buku Islam Ala Prabowo

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra menjelaskan perannya dalam buku  Islam ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam
Selasa, 8 September 2026 - 06:45 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra menjelaskan perannya dalam buku  Islam ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam. Menurut Yusril keterlibatannya dalam buku itu terbatas sebagai salah satu narasumber yang diwawancarai oleh tim penyusun dan tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan mengenai judul maupun dalam proses penggagasan dan pembiayaan penerbitan buku.

“Saya tidak menulis buku itu. Saya hanya diwawancarai oleh tim penyusunnya," kata Yusril saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Setelah wawancara selesai, dia mengaku tidak pernah melihat transkrip maupun naskah hasil wawancara sampai buku itu diterbitkan.

Setelah membacanya sekarang, Yusril melihat sebagian besar apa yang ia sampaikan telah dituangkan dengan cukup baik.

Dia menjelaskan wawancara tersebut telah dilakukan cukup lama sebelum dirinya dilantik sebagai menteri dalam Kabinet Merah Putih.

Karena telah berlangsung beberapa waktu lalu, ia tidak lagi mengingat siapa yang melakukan wawancara dan tidak mengetahui secara pasti apakah pewawancara tersebut merupakan bagian langsung dari tim penyusun buku, khususnya karena tidak mengenal orang itu secara pribadi.

Setelah membaca buku secara utuh, Menko tidak melihat adanya persoalan mendasar dalam substansi yang disampaikan, khususnya bagian yang bersumber dari wawancara dengannya.

Ia menilai pandangan yang disampaikannya dalam wawancara merupakan pandangan yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

“Saya baru membaca buku itu secara utuh sampai selesai. Apa yang saya sampaikan dalam wawancara tersebut merupakan pandangan saya dan tentu dapat saya pertanggungjawabkan secara akademik,” tuturnya.

Mantan Menteri Sekretaris Negara itu menekankan penjelasan tersebut disampaikannya untuk meluruskan posisi dirinya dalam buku itu.

Dirinya berharap publik dapat melihat karya tersebut secara utuh dengan membedakan antara substansi buku dan persepsi yang mungkin timbul akibat pilihan judulnya.

Baginya, yang terpenting merupakan isi yang telah disampaikan dalam wawancara tersebut merupakan pandangannya.

"Saya tidak keberatan pandangan tersebut dimuat dan saya siap mempertanggungjawabkannya secara akademik,” ucap Yusril.(ant)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:27
06:54
04:52
03:44
08:04
05:59

Viral