news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Prabowo Subianto.
Sumber :
  • dok.Setpres

Prabowo Bawa Kepentingan Indonesia ke Panggung BRICS, Reformasi Ekonomi Global Jadi Sorotan

Presiden Prabowo dijadwalkan menyampaikan pandangan Pemerintah Indonesia dalam dua sesi utama KTT BRICS 2026.
Sabtu, 12 September 2026 - 12:06 WIB
Reporter:
Editor :

Salah satu kepentingan strategis Indonesia adalah mendorong sistem perdagangan global yang terbuka, inklusif, transparan, dan berbasis aturan. Di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global dan perubahan rantai pasok, Indonesia berkepentingan memastikan negara berkembang tidak semakin kehilangan ruang dalam menentukan arah kebijakan ekonomi dunia.

Pembahasan mengenai kerja sama keuangan juga menjadi sorotan. Salah satunya melalui penguatan mekanisme Local Currency Settlement (LCS), yang dapat menjadi bagian dari upaya mengurangi ketergantungan transaksi perdagangan terhadap mata uang tertentu sekaligus memperkuat konektivitas keuangan antarnegara BRICS.

Agenda tersebut juga berkaitan dengan upaya membangun rantai pasok global yang lebih tangguh. Bagi Indonesia, penguatan rantai pasok memiliki arti penting untuk memastikan keberlanjutan perdagangan, menarik investasi, memperluas hilirisasi, serta meningkatkan posisi Indonesia dalam rantai nilai global.

Selain agenda ekonomi dan keuangan, Keketuaan BRICS India 2026 akan membahas pengembangan kerangka institusional BRICS, perdamaian dan keamanan, energi, ketahanan pangan dan pertanian, digitalisasi dan teknologi, serta perubahan iklim dan lingkungan.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto turut mendampingi Presiden Prabowo dalam KTT BRICS 2026. Kehadiran Airlangga menegaskan dimensi ekonomi dari partisipasi Indonesia dalam forum tersebut, terutama dalam pembahasan perdagangan, investasi, keuangan, hilirisasi, dan kerja sama ekonomi internasional.

Presiden Prabowo akan hadir bersama sejumlah pejabat penting pemerintahan. Selain Menko Perekonomian, delegasi Indonesia turut diperkuat Menteri Luar Negeri, Menteri Investasi dan Hilirisasi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta Sekretaris Kabinet.

Dari sektor keuangan dan moneter, turut hadir Gubernur Bank Indonesia dan Wakil Menteri Keuangan. Sementara dari dunia usaha, Ketua Umum KADIN Indonesia beserta jajaran juga ikut dalam rombongan. Menko Airlangga didampingi Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso.

Kehadiran lintas sektor tersebut menunjukkan bahwa partisipasi Indonesia di BRICS tidak hanya ditempatkan sebagai agenda diplomasi kepala negara. Forum ini sekaligus menjadi arena untuk menyelaraskan kepentingan diplomatik, kebijakan ekonomi, moneter, investasi, hilirisasi, hingga kepentingan dunia usaha.

Sejumlah pemimpin negara dan kepala pemerintahan dijadwalkan hadir di New Delhi, antara lain Presiden China Xi Jinping, Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed Ali, serta para pemimpin negara anggota dan mitra BRICS lainnya.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:13
01:04
02:14
01:59
04:13
03:53

Viral