news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Wapres Gibran Rakabuming Raka.
Sumber :
  • Ist

Pakar UI Sebut Ada Pesan Politik Saat Prabowo ke Luar Negeri, Gibran ke Lokasi Bencana dan Korban MBG

Pengamat komunikasi Universitas Indonesia (UI) Ari Junaedi melihat, langkah Gibran sebagai upaya memperlihatkan bahwa pemerintah pusat tetap hadir ketika masyarakat menghadapi
Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memilih turun langsung ke tengah persoalan yang menyentuh masyarakat ketika Presiden Prabowo Subianto menjalani sejumlah kunjungan ke luar negeri. Mulai dari menemui korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, hingga meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

Pengamat komunikasi Universitas Indonesia (UI) Ari Junaedi melihat, langkah Gibran sebagai upaya memperlihatkan bahwa pemerintah pusat tetap hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan dan bencana.

“Pertama tentu saja Gibran ingin mengesankan pemerintah pusat tidak lepas tangan terhadap polemik persoalan karut marut program MBG yang masih terus menyisahkan persoalan di masyarakat. Kedua, demikian pula halnya dengan karhutla yang melanda di banyak daerah di Kalimantan, Sumatera hingga Jawa. Pemerintah melalui representasi Gibran menunjukkan pemerintah terus hadir di saat rakyatnya tengah tertimpa musibah,” ujar Ari Junaedi saat dihubungi, Selasa (15/09/2026).

Menurut Ari, momentum tersebut menjadi strategis karena Gibran tampil ketika kepala pemerintahan sedang melakukan lawatan ke luar negeri. Kehadiran Wakil Presiden di lapangan membuat respons pemerintah tidak hanya terlihat dari pernyataan atau koordinasi di tingkat pusat, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan warga terdampak.

Namun, Ari mengingatkan bahwa kunjungan kerja hanya akan memiliki bobot politik dan komunikasi apabila menghasilkan dampak nyata. Gibran, kata dia, perlu melepaskan diri dari sekadar formalitas birokrasi agar kehadirannya tidak berhenti pada pencitraan.

“Syukurlah kedatangan Gibran yang berani meminta maaf kepada korban dan keluarga korban keracunan omprengan MBG menjadi sinyal positif keberanian di tengah pimpinan Badan Gizi Nasional sendiri masih berkutat pada saling salah menyalahkan pengelola dapur SPPG,” ucapnya,

Langkah Gibran meminta korban keracunan MBG mendapatkan perawatan lanjutan juga dinilai Ari sebagai bentuk respons taktis. Menurutnya, keputusan tersebut memperlihatkan posisi pemerintah yang tidak hanya datang menemui korban, tetapi ikut memastikan persoalan kesehatan mereka mendapatkan penanganan.

“Dan yang mengesankan, Gibran mau memboyong korban keracunan omprengan MBG untuk berobat lanjutan ke Medan atau Jakarta. Sementara dari kedatangannya ke Kalimantan untuk memberi dukungan bagi upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan agar lebih terkoordinasi, Gibran menutupkan sebuah pesan politik yang jelas artikulasinya yakni, upaya pemadaman kebakaran hendaknya tidak melupakan penanganan bagi satwa-satwa yang terdampak,” ungkap Ari Junaedi.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:16
01:02
02:26
05:17
01:10
05:30

Viral