Sistem Ganjil Genap Untuk Isi BBM Mulai Diberlakukan di Makassar
Makassar, tvOnenews.com - Antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Makassar, Sulawesi Selatan, mulai berangsur normal. Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan dan kepolisian tetap berjaga untuk mengatur kendaraan serta menerapkan sistem pembelian berdasarkan pelat nomor ganjil dan genap.
Penerapan sistem tersebut dilakukan untuk mengurangi kepadatan kendaraan sekaligus menjaga kelancaran distribusi bahan bakar minyak ( Bbm) kepada masyarakat. Petugas memilah kendaraan sesuai angka terakhir pada pelat nomor sebelum mengizinkan pengisian BBM.
Kondisi antrean sebelumnya terjadi akibat meningkatnya permintaan BBM di sejumlah SPBU. Pemerintah bersama Pertamina kemudian melakukan sejumlah langkah untuk menjaga ketersediaan stok dan memperlancar distribusi.
Perwakilan Pertamina mengatakan penguatan dilakukan pada sisi pasokan dan distribusi. Pertamina menambah pasokan ke terminal bahan bakar minyak (TBBM), termasuk menambah kapal untuk menjaga ketersediaan stok.
“Yang pertama adalah penguatan suplai. Jadi dengan adanya lonjakan demand kemarin kami tambahkan suplainya ke TBBM,” ujarnya.
Pertamina juga menambah armada mobil tangki dan memperpanjang jam operasional distribusi. Waktu operasional sejumlah SPBU turut diperpanjang untuk mempercepat penyaluran BBM kepada masyarakat.
Kebijakan pengaturan pembelian dengan sistem ganjil genap masih diterapkan sambil menunggu evaluasi Satgas bersama pemerintah daerah. Evaluasi akan mempertimbangkan kondisi stok, permintaan masyarakat, serta situasi antrean di lapangan.
Pemerintah berharap penyesuaian distribusi dan pengaturan kendaraan dapat mencegah kembali terjadinya antrean panjang di SPBU. Masyarakat juga diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan dan mengikuti aturan yang diterapkan petugas selama masa pengendalian distribusi.