- Wildan-tvOnenews.com
Penyebab Wanita Tewas Gara-Gara Cekcok soal Kencan di Warung Mie Ayam Bekasi Terungkap, Polisi: Cekikan di Leher Berujung Patah Tulang
Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap penyebab tewasnya wanita berinisial K (18) usai cekcok dengan pria berinisial AK (23) akibat masalah kencan di warung mie ayam di kawasan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (12/9/2026).
Kanit Reskrim Polsek Babelan AKP Syafwardi mengatakan penyebab tewasnya korban, yakni akibat patah tulang lantaran dicekik oleh pelaku.
“Dari hasil penyelidikan, diduga korban meninggal dunia disebabkan cekikan di leher yang mengakibatkan tulang rawan gondok pada leher patah,” kata Syafwardi, kepada wartawan, Selasa (15/9/2026).
“Kondisi tersebut menyumbat jalan pernapasan dan menjadi penyebab kematian atau mati lemas,” sambungnya.
Syafwardi menjelaskan motif penganiayaan berujung meninggal dunia ini bermula saat keduanya melakukan komunikasi melalui aplikasi MiChat dan terjadi kesepakatan.
“Setelah bertemu, korban dan pelaku melakukan hubungan badan. Setelah selesai, korban meminta uang jasa yang telah disepakati sebelumnya. Namun, pelaku tidak bisa memenuhi pembayaran sesuai kesepakatan, yaitu Rp250.000. Pelaku hanya membayar Rp50.000,” tegas Syafwardi.
Atas perbuatannya, pelaku disangkakan dengan Pasal 458 KUHP Ayat 1, yaitu merampas nyawa orang lain dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara dan Pasal 466 Ayat 3 dengan ancaman penjara 7 tahun.
Sebelumnya diberitakan, wanita tersebut ditemukan dalam kondisi terluka.
Korban sempat mendapatkan pertolongan dan dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawanya tak berhasil diselamatkan.
Kasus tersebut kemudian menjadi perhatian setelah informasi mengenai kejadian itu beredar di media sosial.
Dalam narasi yang beredar, cekcok antara korban dan pria tersebut diduga dipicu persoalan harga.
Korban dan pria itu disebut sebelumnya sepakat bertemu setelah berkomunikasi melalui sebuah aplikasi pesan.
Namun, saat keduanya bertemu, muncul persoalan mengenai nominal yang telah disepakati sebelumnya dengan pembayaran yang dilakukan.
Perselisihan itu kemudian memanas. Korban disebut sempat berteriak hingga akhirnya pria tersebut melakukan kekerasan terhadapnya. Suara teriakan korban terdengar warga di sekitar lokasi.
Warga kemudian menemukan korban dalam kondisi terluka dan memberikan pertolongan sebelum membawanya ke rumah sakit.
Namun, upaya tersebut berakhir duka. Korban dinyatakan meninggal dunia. Polisi memastikan pria yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut telah diamankan.