- Pexels/Java Visuel
Viral Anak SMA Tertemper KRL di Antara Stasiun Cilejit-Parung Panjang, Begini Kesaksian Penumpang
tvOnenews.com - Seorang anak SMA dilaporkan tertemper KRL di jalur antara Stasiun Cilejit dan Stasiun Parung Panjang pada Selasa (15/9/2026).
Informasi mengenai kejadian tersebut beredar di media sosial setelah seorang penumpang membagikan kesaksiannya melalui Threads.
Unggahan tersebut dibuat oleh akun Threads @cyntiayoga.
Dalam unggahannya, pemilik akun menceritakan situasi yang dialaminya saat berada di dalam KRL yang melintas dari arah Cilejit menuju Parung Panjang.
Dalam foto yang dibagikan, terlihat seseorang berada di area sekitar rel. Namun, hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti identitas maupun kondisi terkini korban.
- Aldi Herlanda/tvOnenews
Kesaksian Penumpang
Dalam unggahannya, pemilik akun mengaku menaiki KRL dari Stasiun Maja sekitar pukul 13.30 WIB.
Ia berada di gerbong pertama dan menyebut kondisi kereta saat itu relatif sepi.
"Saya naik dari stasiun Maja di gerbong pertama sekitar jam 13.30 (kondisi sepi hanya ada kurang dari 10 penumpang)," tulisnya.
Menurut kesaksiannya, perjalanan berlangsung normal hingga KRL tiba di Stasiun Cilejit.
Setelah meninggalkan Stasiun Cilejit, kereta kemudian melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Parung Panjang.
Penumpang tersebut menyebut perjalanan pada rute tersebut biasanya berlangsung sekitar 10 menit.
"Kalau normal perjalanan Cilejit ke Parung butuh waktu 10 menitan dengan kecepatan tinggi (warga Green Line pasti paham)," tulisnya.
Namun, dalam perjalanan tersebut terjadi insiden yang diduga melibatkan seorang anak SMA.
Pemilik akun kemudian melihat kondisi korban setelah kejadian.
Berdasarkan kesaksiannya, korban disebut mengalami luka di bagian kepala.
"Kondisi anak SMA kepalanya penuh darah, sepatu terlempar, badannya kejet-kejet tipis," tulisnya.
Ia juga mengatakan sengaja tidak memperlihatkan identitas korban secara jelas dalam foto yang diunggah demi menjaga privasi.
"Demi privasi aku hanya ambil foto ini, cluenya dari tas yaa dan berikut nomor lambung kereta," lanjutnya.
Kronologi Masih Menunggu Keterangan Resmi
Informasi mengenai insiden tersebut hingga kini masih berdasarkan unggahan penumpang yang berada di dalam perjalanan KRL.
Belum diketahui secara pasti bagaimana korban bisa berada di area jalur kereta hingga akhirnya tertemper KRL.
Kondisi terkini korban juga belum dapat dipastikan berdasarkan informasi yang beredar tersebut.
Hingga berita ini dirilis, pihak Commuter Line belum memberikan keterangan resmi mengenai kejadian tersebut, termasuk kronologi, penanganan korban, maupun dampak insiden terhadap perjalanan KRL.
Informasi lebih lanjut masih menunggu keterangan dari pihak berwenang dan operator perjalanan kereta api. (gwn)