news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Djoko Setijowarno.
Sumber :
  • Istimewa

Peringati Hari Perhubungan Nasional, Pengamat Transportasi Ajak Masyarakat Gunakan Transportasi Umum

Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menyatakan bahwa peringatan Hari Perhubungan Nasional yang jatuh pada 17 September perlu menjadi momentum untuk mendorong efisiensi mobilitas masyarakat
Jumat, 18 September 2026 - 17:26 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno menyatakan bahwa peringatan Hari Perhubungan Nasional yang jatuh pada 17 September perlu menjadi momentum untuk mendorong efisiensi mobilitas masyarakat. 

Salah satunya melalui penggunaan transportasi umum sehingga masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan penggunaan energi yang lebih efisien.

Dia menambahkan pengembangan transportasi publik perlu terus didorong sebagai salah satu instrumen untuk membuat mobilitas lebih efisien.

“Setidaknya hal ini bisa mengatasi tiga hal, mengatasi kemacetan, mengatasi masalah konsumsi BBM, dan bisa mengatasi masalah polusi,” kata Djoko dalam keterangannya, Jumat (18/9/2026).

Karena itu, dukungan agar menggunakan transportasi publik ini menjadi relevan di tengah terjadinya gejolak harga minyak dunia. 

Sebagaimana diketahui dampak gejolak harga minyak dunia ini akan turut mempengaruhi dinamika harga BBM di Indonesia karena pemerintah dan Pertamina menggunakan formula evaluasi berkala dan mempertimbangkan berbagai faktor kestabilan ekonomi nasional.

Sementara itu Guru Besar Perencanaan dan Rekayasa Transportasi Institut Teknologi Bandung (ITB), Harun A. Lubis, menambahkan bahwa pentingnya efesiensi penggunaan energi. 

Menurutnya, pertumbuhan mobilitas dan kegiatan ekonomi tetap perlu berjalan, tetapi energi yang digunakan untuk setiap perjalanan harus semakin efisien.

Dia juga menerangkan pengembangan transportasi perlu memperkuat kebutuhan angkutan umum, integrasi antarmoda, efisiensi logistik, serta transisi menuju energi yang lebih bersih.

Harun berharap masyarakat dapat berkontribusi melalui kebiasaan sederhana, seperti lebih sering menggunakan angkutan umum, berjalan kaki atau bersepeda untuk perjalanan pendek, berbagi kendaraan, menggabungkan beberapa keperluan dalam satu perjalanan, serta berkendara dan merawat kendaraan secara lebih efisien.

“Yang perlu dikurangi bukan mobilitas masyarakat, tetapi energi yang dibutuhkan untuk menghasilkan mobilitas tersebut. Angkutan umum perlu diperkuat dan pemanfaatan kendaraan berbasis baterai harus didorong lebih maksimal, terutama pada armada dengan penggunaan tinggi, agar mobilitas dan ekonomi tetap tumbuh sementara ketergantungan pada BBM berkurang,” tuturnya.

Adapun, pemerintah melalui Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah memastikan harga BBM bersubsidi tidak naik meski harga minyak global melampaui asumsi APBN yang telah melebihi angka 100 dolar AS per barel. 

Kontrak berjangka minyak mentah Brent tercatat melemah 1,24 dolar AS atau 1,2 persen menjadi 104,59 dolar AS per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat turun 1,14 dolar AS atau 1,1 persen ke level 101,29 dolar AS per barel.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:38
03:39
04:40
22:09
07:46
08:33

Viral