news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Polisi melakukan olah TKP aksi segel kantor dinas di lingkup Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jumat (18/9/2026).
Sumber :
  • Pradita Kurniawan Syah-Antara

Ruang Bupati Bekasi hingga DPMD Tiba-Tiba Disegel, Diduga Dilakukan Pendukung Bakal Calon Kades Tak Lolos Seleksi

Ruang Bupati Bekasi hingga Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) tiba-tiba disegel. Ini penjelasan polisi.
Minggu, 20 September 2026 - 07:35 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Ruang Bupati Bekasi hingga Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) tiba-tiba disegel. 

Aksi penyegelan atau aksi gembok ini diduga dilakukan sekelompok pendukung bakal calon kepala desa (kades) tidak lolos seleksi.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Andi Oddang Riuh Hutomo mengatakan kejadian ini terjadi pada Jumat (18/9/2026) sore.

Pihaknya langsung melakukan olah TKP meskipun belum ada laporan yang masuk. 

Selain melakukan olah TKP, Andi mengatakan pihaknya juga membuka segel yang dipasang menggunakan rantai serta gembok tersebut.

Andi menduga aksi penyegelan itu berkaitan dengan protes hasil seleksi bakal calon kepala desa yang tidak masuk lima besar dan meminta penundaan pemilihan atau calon yang tidak lolos tetap diikutsertakan.

Meski demikian, sambung dia, pihaknya masih menunggu laporan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk menentukan penanganan berikutnya meski kejadian tersebut dikategorikan sebagai aksi spontanitas untuk sementara ini. 

"Untuk antisipasi, kita tetap menunggu nantinya ada laporan dari pemerintah daerah maupun dinas terkait. Sementara ini, aksi itu masih dianggap spontanitas ya," ujarnya, Sabtu (20/9/2026). 

Sebelumnya, Andi menyebut petugas telah melakukan pendekatan dan menjalin komunikasi dengan para calon tersebut. 

Sebagian calon tidak lolos juga telah bergabung dengan calon lain. Aksi segel diduga dilakukan oleh para simpatisan calon untuk meluapkan kekecewaannya secara spontan. 

Pihak yang keberatan atas hasil seleksi diarahkan untuk menempuh jalur hukum yang telah tersedia. 

"Dia ini tidak terima dan masih berupaya agar calonnya tetap bisa tampil. Seharusnya bukan dengan cara menyegel kantor seperti itu. Gunakan mekanisme pengaduan sesuai peraturan perundangan yang berlaku, tapi kita tetap membuka ruang untuk yang dirugikan melaporkan ke polisi," terangnya. 

Berdasarkan video yang beredar terkait penyegelan itu, tampak seorang pria mengenakan topi hitam bersama rekannya membelitkan rantai besi pada gagang pintu kaca utama kantor DPMD Kabupaten Bekasi. Setelah itu, mereka menguncinya menggunakan gembok.

Terdengar juga suara warga meminta orang-orang di dalam gedung keluar melalui pintu belakang. 

"Udah, keluar dari belakang! Ayo ke PN, ayo!," teriaknya. 

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:38
03:39
04:40
22:09
07:46
08:33

Viral