- Youtube
Panglima TNI Sebut Masalah Papua Tak Bisa Diatasi Sendiri, Infrastruktur dan Kolaborasi Jadi Kunci
Sejumlah Warga Sipil Jadi Korban Penembakan
Pernyataan Agus mengenai perlunya kolaborasi pemerintah disampaikan setelah sejumlah peristiwa penyerangan terhadap warga sipil terjadi di Papua.
Salah satunya terjadi pada Rabu (9/9/2026). Tiga orang pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Muliama, Papua Pegunungan, dilaporkan meninggal dunia setelah ditembak.
Ketiga pegawai tersebut menjadi korban dalam peristiwa yang diduga melibatkan anggota OPM.
Peristiwa tersebut terjadi ketika persoalan keamanan di sejumlah wilayah Papua masih menjadi perhatian. Aktivitas masyarakat dan pelayanan pemerintah di daerah juga menjadi bagian yang terdampak oleh kondisi keamanan.
Sopir dan Mobil Dibakar di Jalur Wamena-Mbua
Peristiwa lainnya terjadi pada Selasa (15/9/2026). Anggota OPM dilaporkan membakar seorang sopir beserta mobil yang dikendarainya di jalur Wamena menuju Mbua, Papua Pegunungan.
Peristiwa tersebut kembali menyoroti kondisi keamanan di wilayah Papua Pegunungan, khususnya bagi masyarakat yang melakukan aktivitas dan perjalanan melalui jalur antardaerah.
Rangkaian kejadian tersebut menjadi latar belakang respons Panglima TNI mengenai penanganan persoalan Papua. Agus menegaskan bahwa TNI telah mengerahkan satuan di Papua, tetapi kondisi wilayah yang luas dan medan pegunungan ekstrem membuat penanganannya membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
Menurut Agus, pemerintah daerah dan kementerian terkait perlu berjalan bersama dengan TNI. Selain aspek keamanan, pembangunan infrastruktur juga dinilai penting untuk membuka akses antarkawasan sekaligus mendukung kesejahteraan dan aktivitas ekonomi masyarakat.