news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Erupsi Gunung Anak Krakatau..
Sumber :
  • Antara

Daratan Baru 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Gunung Anak Krakatau setelah Erupsi, Benarkah Cucunya?

Fenomena kemunculan daratan baru seluas 30,3 hektare di dekat area Gunung Anak Krakatau, Lampung Selatan, bukan berarti dianggap sebagai cucu Gunung Krakatau.
Kamis, 24 September 2026 - 07:59 WIB
Reporter:
Editor :

Lampung, tvOnenews.com - Fenomena kemunculan daratan baru sekitar seluas 30,3 hektare di dekat Gunung Anak Krakatau (GAK), Lampung Selatan, menggegerkan publik.

Daratan baru seluas 30,3 hektare itu muncul berada di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung. Kemunculan daratan itu disebut akibat tumpukan material vulkanik selama aktivitas erupsi.

Tumpukan material vulkanik dari letusan Gunung Anak Krakatau kemudian terakumulasi di sekitar kawasan gunung api tersebut. Kemunculan daratan baru seluas 30,3 hektare itu dibenarkan oleh Kepala Pos Pemantauan Gunung Anak krakatau, Suwarno.

"Oh iya, itu memang benar," ujar Suwarno, Rabu (23/9/2026).

Daratan Baru yang Muncul Tidak Terjadi Satu Waktu

Lebih lanjut, Suwarno berpendapat terkait kemunculan daratan baru itu. Menurutnya, hal tersebut tidak terjadi dalam satu waktu.

Ia menjelaskan, material vulkanik menumpuk secara bertahap di kawasan tersebut. Material itu setidaknya keluar dalam periode aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau pada beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan, penumpukan material tersebut membuat daratan baru muncul setidaknya diperkirakan sekitar 30,3 hektare.

"Hasil dari letusan kemarin itu kurang lebih 30,3 hektare," terangnya.

Lanjut Suwarno, petugas juga teleh mengetahui lokasi daratan baru tersebut masih berada di sekitar area kawasan Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung. Hal ini membuat petugas terus memantau perkembangan aktivitas gunung api itu.

"Iya memang enggak jauh, di sekitar situ saja. Hasil dari situ, lontaran apa? Hasil erupsi kemarin itu di situ," katanya.

Apakah Daratan Baru yang Muncul itu Cucu Gunung Krakatau?

Suwarno memahami kehebohan yang terjadi terkait kemunculan daratan baru itu. Hal tersebut memicu pertanyaan apakah kawasan tersebut seabgai awal mula terbentuknya gunung api baru.

Pertanyaan itu menggema dari sebagian masyarakat. Mereka menilai daratan baru seluas 30,3 hektare tersebut disebut sebagai cucu Gunung Krakatau.

Suwarno enggan berbicara lebih lanjut terkait hal tersebut. Kemunculan daratan memang akibat endapan material erupsi.

Akan tetapi, daratan baru yang muncul jangan serta-merta dianggap menunjukkan adanya gunung api baru atau biasa disebut cucu Gunung Krakatau.

"Engga jugalah, enggak," tegasnya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:00
07:00
05:55
12:55
01:51
05:29

Viral