- Pertamina
Menutup PGTC 2026, Pertamina Tegaskan Peran Generasi Muda dalam Mendorong Masa Depan Energi
Khairul Munadi menambahkan, Indonesia membutuhkan generasi baru yang melihat energi bukan sekadar persoalan teknis, melainkan multidimensi, dari teknologi, ekonomi, lingkungan, hingga keberlanjutan. “Pesan saya, jangan berhenti pada kompetisi. Kompetisi hanyalah ruang eksplorasi. Dekatkan ilmu dengan persoalan nyata dan mulailah berkontribusi hari ini," tambahnya.
Grand Final dan Awarding PGTC 2026 menjadi penanda penting dari perjalanan program yang tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga membangun ruang bagi mahasiswa untuk belajar, berkolaborasi, menyampaikan gagasan, dan mengembangkan perspektif terhadap masa depan sektor energi.
Melalui Energy Debate Championship (EDC) dan Energynovation Ideas Competition (EIC), PGTC 2026 mempertemukan dua kekuatan penting generasi muda: kemampuan untuk mengkritisi dan mempertahankan gagasan melalui debat serta kemampuan untuk menciptakan solusi dan inovasi melalui karya dan ide di bidang energi.
Selain Grand Final dan Awarding, closing PGTC 2026 juga menghadirkan kesempatan bagi para tamu undangan untuk melihat lebih dekat ekosistem Pertamina melalui kunjungan ke booth Pertamina Group serta booth karya para finalis EIC.
Kehadiran booth finalis EIC memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperkenalkan karya dan gagasan yang mereka kembangkan, sekaligus membuka peluang interaksi dengan para pemangku kepentingan di lingkungan Pertamina.
Rangkaian acara juga menjadi momentum apresiasi kepada sejumlah Subholding dan Anak Perusahaan Pertamina yang mendukung penyelenggaraan PGTC 2026. Sebanyak 16 entitas mendapatkan sertifikat apresiasi dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Dengan semangat "Energizing Acceleration for Future Impact", PGTC 2026 diharapkan terus menjadi bagian dari perjalanan generasi muda Indonesia untuk tumbuh sebagai talenta yang mampu menghadirkan gagasan, inovasi, dan kontribusi nyata bagi masa depan energi Indonesia.