news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gunung Merapi Saat Meluncurkan Awan Panas Merapi, Jumat (11/11/2022)..
Sumber :
  • Tim tvOne - Nuryanto

Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas 2 Km, Mengarah ke Kali Boyong

Gunung Merapi kembali mengalami awan panas guguran sejauh 2 km ke arah Kali Boyong. Warga diminta menjauhi alur sungai berhulu Merapi.
Minggu, 27 September 2026 - 19:51 WIB
Reporter:
Editor :

Yogyakarta, tvOnenews.com - Gunung Merapi kembali mengalami awan panas guguran pada Sabtu (26/9/2026) malam. Awan panas guguran meluncur sejauh sekitar 2 kilometer ke arah selatan, menuju Kali Boyong.

Peristiwa tersebut tercatat terjadi pada pukul 20.34 WIB. Berdasarkan informasi Badan Geologi, awan panas guguran memiliki amplitudo maksimum 48,66 milimeter dengan durasi mencapai 129,64 detik.

Aktivitas tersebut menjadi perhatian karena Gunung Merapi masih berstatus Level III atau Siaga. Masyarakat di sekitar kawasan gunung diminta tetap mematuhi rekomendasi resmi dan menjauhi wilayah yang masuk dalam daerah potensi bahaya.

Awan Panas Mengarah ke Kali Boyong

Awan panas guguran yang terjadi pada Sabtu malam tercatat meluncur ke arah selatan atau menuju Kali Boyong.

Arah luncuran tersebut menjadi penting untuk diwaspadai karena Kali Boyong merupakan salah satu alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dan masuk dalam kawasan yang memiliki potensi bahaya.

Badan Geologi mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di daerah yang berpotensi terdampak guguran lava maupun awan panas guguran.

Masyarakat juga diminta menjauhi alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi, terutama ketika kondisi cuaca memungkinkan terjadinya hujan di kawasan puncak dan lereng gunung.

Potensi Bahaya hingga 7 Kilometer

Berdasarkan rekomendasi aktivitas Gunung Merapi, potensi bahaya guguran lava dan awan panas tersebar di sejumlah sektor.

Untuk sektor selatan-barat daya, potensi bahaya mencakup beberapa alur sungai dengan jarak maksimal sebagai berikut:

  • Sungai Boyong: maksimal 5 kilometer.
  • Sungai Bedog: maksimal 7 kilometer.
  • Sungai Krasak: maksimal 7 kilometer.
  • Sungai Bebeng: maksimal 7 kilometer.

Sementara itu, pada sektor tenggara, potensi bahaya meliputi:

  • Sungai Woro: maksimal 3 kilometer.
  • Sungai Gendol: maksimal 5 kilometer.

Masyarakat yang berada di sekitar kawasan tersebut diminta memperhatikan perkembangan aktivitas Merapi dan tidak memasuki daerah yang telah ditetapkan sebagai kawasan potensi bahaya.

Suplai Magma Masih Berlangsung

Aktivitas awan panas guguran pada Sabtu malam terjadi setelah Merapi menunjukkan aktivitas kegempaan yang cukup tinggi.

Dalam periode pengamatan 25 September 2026 pukul 00.00 hingga 24.00 WIB, tercatat 68 kali gempa guguran dengan amplitudo 2-36 milimeter dan durasi 27,05-166,46 detik.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

24:16
05:21
01:14
02:09
04:33
05:19

Viral