- Antara
Survei INES: Kepuasan ke Prabowo 79,3 Persen, Ekonomi dan Lapangan Kerja Jadi Sorotan
Jakarta, tvOnenews.com - Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tercatat 79,3 persen menjelang dua tahun pemerintahan. Angka tersebut merupakan hasil survei Indonesia Network Election Survey (INES) yang dilakukan pada September 2026.
Direktur Eksekutif INES Andri Gunawan mengatakan survei tersebut dilakukan untuk membaca pandangan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo menjelang dua tahun masa pemerintahan.
Dalam survei tersebut, sebanyak 17,4 persen responden menyatakan kurang atau tidak puas terhadap kinerja Prabowo. Sementara 3,3 persen lainnya tidak memberikan jawaban.
Hasil survei ini juga mencatat sejumlah aspek yang mendapat penilaian dari masyarakat, mulai dari tingkat kepercayaan terhadap Presiden, pelaksanaan program pemerintah, hingga kondisi ekonomi dan harga kebutuhan pokok.
Tingkat Kepercayaan kepada Prabowo 82,1 Persen
Selain mengukur kepuasan, INES mencatat tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Presiden Prabowo mencapai 82,1 persen.
Sebanyak 16,5 persen responden menyatakan kurang atau tidak percaya, sedangkan 1,4 persen lainnya tidak memberikan jawaban.
Andri mengatakan tingkat kepuasan dan kepercayaan tersebut turut tercermin dalam penilaian masyarakat terhadap keberanian, ketegasan, serta kecepatan pemerintah dalam menjalankan sejumlah program yang dinilai berpihak kepada masyarakat.
Sebanyak 78,2 persen responden mengapresiasi aspek tersebut. Sementara 16,9 persen menyatakan kurang atau tidak puas dan 3,9 persen tidak menjawab.
Ekonomi Jadi Catatan dalam Survei
Di tengah penilaian terhadap sejumlah aspek pemerintahan, sektor ekonomi menjadi salah satu bagian yang mendapat perhatian dalam survei INES.
Tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah di sektor ekonomi tercatat 50,8 persen. Sementara 45,1 persen responden menyatakan kurang puas dan 4,1 persen tidak memberikan jawaban.
Menurut Andri, kondisi tersebut terutama dipengaruhi oleh kenaikan harga kebutuhan pokok serta kondisi sektor ekonomi yang dinilai masih lesu oleh masyarakat.
Persoalan ekonomi tersebut juga terlihat dari penilaian responden terhadap lapangan kerja dan harga kebutuhan pokok.
Sebanyak 50,7 persen responden menyatakan kurang puas terhadap penanganan sulitnya mencari lapangan kerja. Sementara itu, 54,8 persen responden mengeluhkan tingginya harga kebutuhan pokok.
Kepuasan Penanganan Kemiskinan dan Bansos
Survei INES juga mengukur penilaian masyarakat terhadap penanganan kemiskinan serta program kesejahteraan sosial.
Untuk penanganan kemiskinan, sebanyak 68,2 persen responden menyatakan puas dan cukup puas.
Sementara itu, tingkat kepuasan terhadap program kesejahteraan sosial dan bantuan sosial mencapai 78,7 persen.
Data tersebut menunjukkan adanya perbedaan penilaian masyarakat berdasarkan sektor yang diukur. Di satu sisi, program kesejahteraan sosial dan bantuan sosial memperoleh tingkat kepuasan yang lebih tinggi, sementara persoalan ekonomi, lapangan kerja, dan harga kebutuhan pokok masih menjadi perhatian.
Strategi Diplomasi Prabowo Dapat Penilaian Positif
Aspek lain yang diukur dalam survei adalah strategi diplomasi Presiden Prabowo, khususnya agenda penguatan ekonomi Indonesia dalam berbagai kunjungan ke luar negeri.
Sebanyak 80,3 persen responden menyatakan puas dan percaya terhadap strategi diplomasi tersebut.
Sementara itu, 16,4 persen responden menyatakan tidak puas dan tidak percaya. Sebanyak 3,3 persen lainnya tidak memberikan jawaban.
Andri menyampaikan bahwa penilaian tersebut berkaitan dengan strategi diplomasi yang membawa agenda penguatan ekonomi Indonesia sebagai salah satu prioritas dalam lawatan ke luar negeri.
Program MBG Didukung 78,2 Persen Responden
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menjadi salah satu program pemerintah yang diukur dalam survei INES.
Sebanyak 78,2 persen responden menyatakan setuju agar program MBG dilanjutkan. Sebaliknya, 18,4 persen menyatakan tidak setuju program tersebut diteruskan, sedangkan 3,4 persen tidak memberikan jawaban.
Andri menilai tingginya dukungan tersebut menunjukkan program MBG dinilai memiliki relevansi dengan kebutuhan dasar masyarakat dari berbagai lapisan.
Survei Libatkan 1.400 Responden
Survei INES dilakukan pada September 2026 dengan melibatkan 1.400 responden yang tersebar di 36 provinsi.
Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Survei tersebut memiliki margin of error sekitar 2,48 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Hasil survei tersebut menggambarkan penilaian responden terhadap sejumlah aspek pemerintahan menjelang dua tahun masa pemerintahan Prabowo, sekaligus menunjukkan sektor-sektor yang masih menjadi perhatian masyarakat, terutama ekonomi, lapangan kerja, dan harga kebutuhan pokok.