- Antara
Bukan Harta atau Jabatan, Ternyata Ini Ambisi Terbesar Jenderal Suyudi Ario Seto Setelah Jadi Kapolri
"Cita-cita saya sederhana. Ketika seorang anak melihat polisi, ia merasa aman, bukan takut," tuturnya.
Perhatian besar juga ia tujukan bagi perbaikan mutu pelayanan publik di kantor-kantor kepolisian, khususnya saat menerima laporan dari warga yang tengah tertimpa musibah atau tindak kejahatan.
"Ketika korban datang ke kantor polisi, ia menemukan pertolongan, bukan kerumitan," ucap Suyudi.
Jenderal Suyudi menegaskan bahwa Korps Bhayangkara harus tetap berjiwa ksatria, berani, serta tidak antikritik ketika berhadapan dengan aspirasi publik.
"Ketika masyarakat menyampaikan kritik, polisi mampu mendengar tanpa kehilangan kewibawaan. Ketika kejahatan mengancam, polisi hadir paling depan dengan keberanian dan profesionalisme," paparnya.
"Itulah makna polisi bersama masyarakat. Hadir untuk melindungi, dekat untuk mengayomi, cepat untuk melayani, adil dan menegakkan hukum, terbuka untuk diawasi," pungkas Suyudi. (dpi)