news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Koordinator Sosial dan Politik BEM UI Diduga Jadi Korban Pengeroyokan OTK di Tebet, Pelaku Tinggalkan Sarung Tangan Latex hingga Lakban.
Sumber :
  • X

Laporan Dugaan Penganiayaan Koordinator Sosial dan Politik BEM UI di Tebet Ditindaklanjuti, Pelaku Diburu

Pelaku dalam buruan, Polda Metro Jaya telah menerima pelayangan laporan dari BEM UI terkait dugaan penganiayaan terhadap Koordinator Sosial dan Politik Hafidz Hernanda.
Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:29 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya telah menerima pelayangan laporan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) terkait dugaan penganiayaan terhadap Koordinator Sosial dan Politik BEM UI Hafidz Hernanda.

Peristiwa yang terjadi di wilayah Tebet, Jakarta Selatan, ini dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Selasa (6/10/2026).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan saat ini terduga pelaku dalam penyelidikan.

“Terlapor dalam lidik,” kata Budi, kepada wartawan, Rabu (7/10/2026).

Budi menyebutkan pasal yang dilaporkan terhadap terlapor, yakni tentang pencurian dengan kekerasan dan/atau penganiayaan berencana.

“Polda Metro Jaya melakukan serangkaian penyelidikan terhadap peristiwa ini dan turut prihatin atas kejadian yang menimpa korban,” jelas Budi.

Untuk diketahui, BEM UI melayangkan laporan dugaan penganiayaan terhadap Hafidz. Peristiwa ini dilaporkan dan telah teregister dengan Nomor LP: LP/B/7493/X/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Fathimah Azzahra, Wakil Ketua BEM UI
Sumber :
  • Instagram @kabinetrakyatindonesia

Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra mengutuk keras atas peristiwa penganiayaan hingga pengancaman yang menimpa Hafidz.

“Kami, BEM UI, mengutuk keras tindakan pelucutan, penganiayaan, hingga percobaan kekerasan yang menimpa kawan kami Hafidz selaku Koordinator Bidang Sosial Politik BEM UI 2024,” kata Fathimah di Polda Metro Jaya, Selasa (6/10/2026).

Fathimah menyebutkan, atas peristiwa ini, korban mengalami cedera kepala, luka lebam, dan luka robek di area bibirnya.

Dia menegaskan peristiwa ini tidak dapat diatribusikan sebagai insiden pencurian biasa.

“Karena di dalam kronologi kasus tersebut dan barang bukti yang ditemukan, terdapat beberapa indikasi yang patut menimbulkan kecurigaan atas modus operandi dari insiden ini,” ujarnya.

Pihaknya turut menyerahkan barang bukti berupa hasil pemeriksaan kesehatan dan pemeriksaan forensik yang sudah dilakukan oleh dokter di RS Tebet dan RS UI untuk memperkuat laporan. (ars/nsi)

 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral