news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Aktivitas vulkanik Gunung Semeru (3.676 mdpl) kembali meningkat pada Senin (12/10) malam..
Sumber :
  • Antara

Gunung Semeru Erupsi Lima Kali Beruntun dalam Semalam, Tinggi Letusam Abu Capai 1 Km

Aktivitas vulkanik Gunung Semeru (3.676 mdpl) kembali meningkat pada Senin (12/10) malam. 
Senin, 12 Oktober 2026 - 22:34 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Aktivitas vulkanik Gunung Semeru (3.676 mdpl) kembali meningkat pada Senin (12/10) malam. 

Gunung tertinggi di Pulau Jawa ini tercatat mengalami rentetan erupsi beruntun sebanyak lima kali sejak pukul 18.30 WIB hingga melewati pukul 20.00 WIB, dengan semburan material abu mencapai ketinggian hingga 1 kilometer.

Rangkaian letusan bermula pada pukul 18.35 WIB, ditandai dengan munculnya kolom abu setinggi kurang lebih 700 meter dari atas puncak. 

Asap pekat berintensitas sedang dengan warna putih hingga kelabu tersebut tampak membubung dan mengarah ke barat daya. Tak lama berselang, letusan susulan kembali terekam.

"Selang beberapa menit kemudian atau pukul 18.41 WIB kembali terjadi erupsi dengan tinggi kolom letusan abu vulkanik teramati sekitar 600 m di atas puncak," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto dalam laporan tertulis di Lumajang.

Hembusan abu vulkanik berwarna putih-kelabu itu terpantau terus bergerak ke arah barat daya. 

Gejolak Semeru terus berlanjut hingga pukul 19.44 WIB, di mana kolom abu setinggi 700 meter kembali menyembur ke udara dengan pergerakan asap condong ke arah barat.

"Pada pukul 19.55 WIB, Gunung Semeru erupsi dengan tinggi kolom letusan teramati 800 meter di atas puncak dan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah barat. Saat laporan itu dibuat, erupsi masih berlangsung," katanya.

Tinggi letusan kian meningkat pada erupsi berikutnya yang terjadi pukul 20.08 WIB. 

Gunung yang membentang di antara Kabupaten Lumajang dan Malang ini melontarkan abu vulkanik hingga mencapai 1 kilometer di atas puncak, dengan kepekatan sedang mengarah ke barat.

Hingga saat ini, tingkat aktivitas Gunung Semeru masih bertahan pada Level III (Siaga). 

Sejalan dengan status kewaspadaan tersebut, masyarakat diminta untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama mengosongkan sektor tenggara di kawasan Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari pusat letusan.

"Di luar jarak tersebut, masyarakat juga tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak," katanya.

Selain itu, radius steril 5 kilometer dari kawah aktif juga diberlakukan guna mencegah ancaman lontaran batuan pijar. 

Warga sekitar pun diminta tetap mewaspadai potensi bahaya lain seperti guguran lava, awan panas, hingga banjir lahar dingin pada aliran lembah serta sungai yang berhulu di Semeru.

"Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," ujar Liswanto. (ant/dpi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral