news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi pembunuhan..
Sumber :
  • Antara

Serahkan Diri ke Polsek, Pemuda di Brebes Mengaku Bunuh dan Mutilasi Ayah Kandung

Pemuda berinisial HS menyerahkan diri ke kantor polisi. Ia mengaku telah membunuh hingga mutilasi ayah kandung sendiri akibat kesal korban tidak pernah bekerja.
Senin, 19 Oktober 2026 - 06:56 WIB
Reporter:
Editor :

Brebes, tvOnenews.com - Seorang pemuda berinisial HS mendadak mencuri perhatian warga di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Ia mengaku telah membunuh dan mutilasi ayah kandung sendiri.

Akibat aksi pembunuhan dan mutilasi ayah kandungnya, HS menyerahkan diri ke Polsek Kersana pada Kamis, 15 Oktober 2026. Kasus tersebut pertama kali mencuat setelah adanya narasi yang pertama kali beredar di media sosial melalui akun Instagram @brebeshitstitz.

"Warga Desa Kemukten, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dihebohkan oleh pengakuan seorang pemuda yang diduga membunuh dan memutilasi ayah kandungnya. Pada Kamis (15/10/2026), pemuda tersebut dilaporkan mendatangi Polsek Kersana secara sukarela untuk mengakui perbuatannya," tulis akun tersebut dikutip tvOnenews.com, Senin (19/10/2026).

Penyelidikan Kasus Pemuda Bunuh dan Mutilasi Ayah Kandung

Penyerahan diri tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Kersana, AKP Teguh Adi Winarko. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk membuktikan pengakuan HS.

"Masih dalam penyelidikan dan sudah olah TKP. Untuk hasilnya, yang lebih tahu Inafis," ujar AKP Teguh.

Sementara, pemuda tersebut telah diamankan di Polres Brebes. Adapun HS merupakan warga Desa Kemukten, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Hingga kini, polisi melalui Polsek Kersana telah memasang garis polisi untuk proses penyelidikan agar memastikan seluruh fakta kebenaran dari pengakuan terduga pelaku.

Tetangga sekaligus kakak HS, Ina (50) coba berbagi kesaksiannya. Ia sempat mendengar bahwa ayah pelaku bekerja sebagai pedagang siomay di Tegal, Jawa Tengah.

Ia menambahkan, dirinya hanya mengetahui selama ini orang tua HS tidak bekerja dan kerap memaksa minta rokok. Namun demikian, pihak keluarga tidak pernah menaruh kecurigaan bahwa korban telah meninggal dunia.

"Saya kaget baru tahu peristiwa ini dari polisi," katanya.

Paman HS, Taryono juga mengaku tidak mengetahui peristiwa HS telah membunuh ayahnya. Ia baru mendapatkan kabar tersebut setelah polisi mendatangi rumah pelaku untuk proses penyelidikan.

"Saya kaget tiba-tiba ada polisi yang ramai datang ke rumah dia dan memasang garis polisi. Kita baru tahu informasi dia mengaku membunuh ayahnya juga dari media sosial. Di medsos ramai soalnya," ucapnya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:56
08:50
02:47
06:54
06:16
06:20

Viral