- Abdul Gani Siregar-tvOne
Dua Tahun Presiden Prabowo Subianto: Alutsista TNI Kian Perkasa dari Kapal Induk hingga Jet Tempur Rafale
tvOnenews.com, Jakarta – Peringatan Dua Tahun Gerak Nyata pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ditandai dengan pencapaian signifikan di sektor pertahanan nasional.
Sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) canggih—mulai dari kapal perang, jet tempur, pesawat angkut raksasa, helikopter taktis, hingga kendaraan tempur amfibi—resmi didatangkan secara masif untuk memperkuat tiga matra TNI sekaligus mendukung misi kemanusiaan.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembentukan militer yang modern dan adaptif sangat vital bagi Indonesia yang memiliki wilayah kepulauan seluas benua Eropa.
“TNI adalah alat negara yang sangat besar peranannya dalam menghadapi bencana, menghadapi kesulitan, menghadapi masalah-masalah kepentingan masyarakat. Jadi saya kira ini akan menambah kemampuan kita. Wilayah kita sangat besar, sebesar Eropa, kemudian sekian belas ribu pulau,” ujar Presiden Prabowo.
- Antara
Hadirnya Kapal Induk dan Fregat Italia
Di matra laut, kekuatan TNI AL melonjak drastis melalui penyerahan dua fregat produksi Fincantieri Italia, yakni KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321, yang kini resmi memperkuat Koarmada II Surabaya.
Pangkalan laut juga diperkuat oleh Kapal Cepat Rudal (KCR) KRI Belati buatan industri pertahanan dalam negeri.
Puncaknya, pada 24 September 2026, Indonesia secara resmi menerima hibah kapal induk eks Angkatan Laut Italia, KRI Sriwijaya-100.
Kapal sepanjang 180,2 meter berkecepatan 30 knot ini dilengkapi dek penerbangan luas yang mampu menampung puluhan helikopter serta pesawat nirawak (drone).
- Antara
Jet Rafale, A400M Atlas, dan Falcon 8X
Kekuatan TNI Angkatan Udara turut menggelegar setelah enam unit jet tempur Rafale buatan Dassault Aviation Prancis mendarat dan ditempatkan di Skadron Udara 12, Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.
Rafale berkemampuan Mach 1,8 ini sanggup mengangkut muatan senjata hingga 9.500 kg.
Penjagaan ruang udara nasional makin lengkap berkat kedatangan:
- 2 Unit Airbus A400M Atlas: Pesawat angkut berat berkapasitas 116 personel yang telah dikerahkan untuk misi kemanusiaan gempa di Sumatra dan Aceh.
- 4 Unit Jet Dassault Falcon 8X: Menunjang mobilitas udara jarak jauh hingga 11.945 km.
- 8 Unit H225M Caracal & 2 Unit H225T VVIP: Helikopter angkut taktis militer dan kepresidenan.
- tvOnenews/A.R Safira
Mi-35M dan Ranpur AAV-M35
Di lingkungan TNI Angkatan Darat, Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad) Semarang mengerahkan dua helikopter tempur Mi-35M buatan Rusia untuk mendukung penetrasi logistik di wilayah pelosok dan pegunungan Papua.
Sementara itu, Korps Marinir TNI AL menerima 12 unit kendaraan tempur amfibi AAV-M35 buatan Amerika Serikat.
Ranpur bermesin 525 horsepower ini mampu membawa 24 personel menembus darat dan air, disokong persenjataan mesin kaliber 12,7 mm serta pelontar granat otomatis 40 mm.
Rangkaian modernisasi ini membuktikan komitmen Dua Tahun Gerak Nyata Presiden Prabowo dalam membangun postur TNI yang tangguh, disegani di kancah internasional, serta selalu hadir menjadi solusi di tengah masyarakat.