news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gunung Semeru Kembali Erupsi.
Sumber :
  • Antara

Gunung Semeru Kembali Erupsi pada Sabtu Dini Hari, Kolom Abunya Setinggi 200 Meter

Laporan data Badan Geologi menunjukkan Gunung Semeru kembali erupsi pada Sabtu, 7 November 2026, pukul 01.23 WIB. Kolom abu vulkaniknya mencapai 200 meter.
Sabtu, 7 November 2026 - 02:32 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Sabtu (7/11/2026) dini hari.

Berdasarkan laporan Badan Geologi yang dirilis di Jakarta pada Sabtu, 7 November 2026, aktivitas erupsi tersebut terjadi pada pukul 01.23 WIB. Ketika kejadian, kolom abu vulkanik teramati membumbung tinggi hingga sekitar 200 meter di atas puncak Gunung Semeru.

Dengan ketinggian tersebut, posisi kolom abu mencapai sekitar 3.876 meter di atas permukaan laut. Hitungan tersebut dimuat dari permukaan laut.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api mencatat material abu yang keluar ke udara memiliki warna putih hingga kelabu dengan intensitas cukup tebal.

Bahkan, sebaran abu vulkanik akibat aktivitas tersebut terpantau mengarah ke barat daya.

Selain melalui pengamatan visual, aktivitas erupsi Semeru juga terekam oleh instrumen seismograf yang berada di pos pengamatan setempat.

Hasil pencatatan menunjukkan erupsi tersebut memiliki amplitudo maksimum 22 milimeter. Sementara itu, durasi letusan berlangsung selama 147 detik.

Laporan tersebut menjadi catatan terbaru aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang berada di wilayah Jawa Timur.

Sempat Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 5 Km

Luncuran awan panas Gunung Semeru
Sumber :
  • ANTARA

Gunung yang kini berstatus level III (Siaga) tersebut sempat erupsi pada Jumat, 6 November 2026, sekitar pukul 15.48 WIB.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Agastya Rajendra dalam laporan tertulisnya diterima di Lumajang, Jumat (6/11/2026), erupsi Gunung Semeru sempat meluncurkan awan panas guguran. Jarak luncurnya mencapai lima kilometer dari puncak.

Ia menambahkan, awan panas guguran yang berluncuran mengarah area tenggara atau Besuk Kobokan di Kabupaten Jawa Timur.

Sementara, tinggi kolom abu bekas letusan terpantau sekitar 1.000 meter di atas puncak atau 4.676 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Pada pukul 16.57 WIB, gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut kembali erupsi dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 500 meter di atas puncak (4.176 mdpl). Kolom abunya yang teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah tenggara.

Erupsi pada momen tersebut terekam di seismogram. Maksimum amplitudonya yakni 22 mm dan durasinya sekitar 5 menit 48 detik.

"Erupsi tersebut juga disertai awan panas dengan jarak luncur sekitar 4 km meter dari kawah ke arah tenggara," kata Agastya.

(hap)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:07
08:21
14:13
09:50
04:54
08:02

Viral