news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketum Partai Golkar Bahlil Lahadalia di acara Pelantikan DPD I Partai Golkar Maluku, Ambon, Sabtu (7/11/2026)..
Sumber :
  • Tangkapan layar

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Bahlil: Itu Tuduhan Tidak Berdasar, Saya akan Berikan Somasi 3x24 Jam

Bahlil Lahadalia membantah tudingan keterlibatannya dalam kasus penyadapan ilegal terhadap Presiden RI Prabowo Subianto. Bahlil juga mengaku dirinya turut disadap.
Sabtu, 7 November 2026 - 13:36 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia membantah tudingan keterlibatannya dalam kasus penyadapan ilegal terhadap Presiden RI Prabowo Subianto.

Pasalnya, Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar ini juga mengaku dirinya turut disadap.

Oleh karenanya, dia meminta hal ini diusut. Bahlil juga tak segan-segan untuk melayangkan somasi kepada pihak-pihak yang menyeret namanya atas tudingan itu.

"Terkait proses penyadapan Kepala Negara dan beberapa pihak, kami meminta pada kepolisian untuk mengusut tuntas hal tersebut. Berkaitan dengan hal itu, saya juga disadap," ujar Bahlil usai acara Pelantikan DPD I Partai Golkar Maluku yang digelar di Ambon, Maluku, Sabtu (7/11/2026).

Bahlil menceritakan soal adanya narasi tak berdasar yang digulirkan bahwa para tersangka penyadapan disebut-sebut bertemu ketua umum partai politik tiga jam sebelum penangkapan.

Bahlil mengatakan isu tersebut berkembang hingga namanya disebut-sebut. Bahkan, kata dia, di media sosial dan grup WhatsApp mulai menggiring opini dan mengarah secara spesifik kepada dirinya.

"Tadi pagi saya baca grup-grup WhatsApp menyatakan hal itu mengarah ke saya. Itu tuduhan yang tidak benar dan tidak berdasar," katanya.

Dia meminta pihak kepolisian mengusut tuntas dalang di balik penyebaran hoax tersebut.

"Saya minta kepada pihak yang menggulirkan isu itu jangan asal bicara dan saya minta polisi usut tuntas. Kepada beberapa orang yang sudah mencatut nama saya, saya akan memberikan somasi 3x24 jam terhitung sejak hari ini. Kalau tidak mengklarifikasinya, saya akan melakukan proses hukum," tegasnya.

Dia lantas mengingatkan seluruh pihak untuk tidak memperkeruh suasana dengan isu-isu yang menyesatkan. (nsi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:07
08:21
14:13
09:50
04:54
08:02

Viral