- Facebook/Rohanisimanjuntak
Setelah Autopsi Ulang, Alur Cerita Kematian Brigadir J Berubah? Benarkah Ada Pelecehan Seksual?
"Mereka polisi semua, di rumah dinas polisi, nah ini yang menjadi hambatan psikologis sekitar. Tetapi semua ini akan terjawab manakala ada kejujuran dan moral," ujar Susno.
Ia meyakini tim yang melakukan ekshumasi, autopsi dan visum Brigadir J hari ini benar-benar independen, kredibel dan pengetahuan yang bagus. Bahkan Panglima TNI sampai mengutus dokter forensik senior untuk bergabung dalam tim autopsi hari ini.
"Karena gali mayat ini akan sangat menentukan jalannya penyidikan ini bisa berubah 180 derajat," imbuhnya
RSUD Sungai Bahar dan Pemakaman Desa Suka Makmur (ist.)
Sebelumnya, proses ekshumasi yang dilanjutkan dengan autopsi ulang jenazah Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau J telah dilakukan pada Rabu (27/7) kemarin yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB di RSUD Sungai Bahar, Muaro Jambi.
Setelah proses autopsi ulang, pihak keluarga ingin Brigadir J dimakamkan kembali dengan upacara kepolisian bila memungkinkan. Pasalnya, proses pemakaman awal Brigadir J hanya dilakukan secara agama saja.
Mabes Polri pun menyetujui hal tersebut, sehingga proses pemakaman kembali jenazah brigadir J diiringi dengan upacara kepolisian. (Mzn)
Jangan Lupa Subscribe YouTube tvOnenews.com: