- Tim tvOne/Langgeng Puji
Karangan Bunga Banjiri Mabes Polri, Dukung Kasus Ferdy Sambo Dituntaskan
Jakarta - Rekonstruksi kasus pembunuhan berencana Brigadir J alias Yosua Hutabarat mendapat sorotan tajam dari publik.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun mendapat tugas besar untuk mengungkap kasus yang melibatkan eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.
Meski demikian, Kapolri tetap mendapat dukungan publik untuk segera bersih-bersih di Korps Bhayangkara dari ulah oknum-oknum tidak bertanggung jawab.
Publik turut mendukung Kapolri untuk segera menuntaskan polemik kasus di internal Polri, salah satunya dengan memberi hadiah karangan bunga.
Ya, puluhan karangan bunga dukungan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo itu berjejer rapi di pagar gedung Mabes Polri.
Dari pantauan tvOnenews, puluhan karangan bunga itu terus bertambah sejak Senin (29/8/2022) hingga Kamis (1/9/2022), bersamaan dengan rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J.
Salah satu pengirim karangan bunga itu ialah sukarelawan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Teman Ganjar (Tegar).
Dalam karangan bunga itu, perwakilan Tegar menuliskan "Polri Selalu Presisi". Presisi merupakan jargon andalan kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Wakil Ketua Umum (Waketum) Tegar, Dedek 'Uki' Prayudi mengatakan karangan bunga itu memang benar dari pihaknya.
"Betul, Mas itu dari kami," kata Dedek kepada tvOnenews.com, Kamis (1/9/2022).
Dedek menjelaskan karangan bunga itu merupakan dukungan pihaknya kepada Polri agar segera berbenah seusai kasus Brigadir J terungkap.
"Ini adalah ekspresi dukungan kami kepada Polri yang sedang mengalami ujian yang maha berat," jelasnya.
Selain itu, Dedek mengaku pihaknya tetap berharap Polri bisa mewujudkan jargon Presisi untuk menyelesaikan permasalahan di interal.
"Kami dengan ini berharap dan mendoakan agar ujian ini dapat dilalui dengan baik, supremasi hukum dapat ditegakkan melebihi apa pun dan kepercayaan publik akan kembali pulih lebih baik," imbuhnya. (lpk/ebs)