- istimewa
Bikin Geram! Putri Candrawathi Towal-towel dan Tertawa Genit dengan Pengacara di Persidangan Pembunuhan Brigadir J
Jakarta - Aksi istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi saat dipersidangan membuat geram netizen. Bagaimana tidak, ia tertangkap kamera tengan tertawa genit dengan pengacaranya.
Hal itu terlihat dalam cuplikan video yang dibagikan ulang dibeberapa akun gosip di Instagram, Rabu (19/10/2022).
Saat akan menjalani persidangan kasus pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Senin (19/10/2022), Putri Candrawathi tertangkap kamera tengah bercanda sambil sesekali memegang pengacaranya.
Gerak-gerik Putri Candrawathi itu memancing amarah warganet yang melihatnya. Bahkan warganet menilai sikap istri Ferdy Sambo itu terlihat genit.
Apalagi saat kamera mengarah ke dirinya, ia langsung menunduk dan memasang wajah sedih bahkan menangis. Atas hal itu warganet menilai bahwa tangisan Putri Candrawathi di persidangan hanyalah rekayasa.
"Genit gitu, jangan-jangan PC yang deketin Josua terus sakit hati karena ditolak," tulis akun @lestari_0605.
"Hahaha kayaknya PC godain Brigadir J tapi Brigadir J gak mau jadi ibu PC kesel terus fitnah Brigadir J ke suaminya, eh suaminya percaya," tulis akun @dhitafebriyani13.
"Toelnya milih lagi ke pengacara yang belakang yang badannya tinggi besar," tulis @aniksri90.
Ferdy Sambo Serahkan 1 Kotak Peluru Usai Bharada E Ucap Lantang ‘Siap Komandan’ Turuti Perintah Untuk Habisi Brigadir J
Imbas dari laporan Putri Candrawathi kepada suaminya soal pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J di rumah Magelang, membuat Ferdy Sambo murka hingga merencanakan pembunuhan Yosua. Diketahui, pada Jumat (8/7/2022) setelah Putri Candrawathi dan sejumlah ajudannya lainnya tiba di Jakarta, Sambo sempat menggelar rapat kecil tersembunyi.
Dari bocoran dakwaan yang tim tvOnenews terima, saat itu Bripka RR atau Ricky Rizal disuruh masuk lebih dahulu dan diperintah Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J. Namun, Bripka RR mengaku tidak sanggup.
“Kamu berani enggak tembak Dia (Yosua)?” dicuplik dari perintah Sambo.
Ferdy Sambo dan Bharada E (kolase tvOnenews.com)
“Tidak berani pak, karena saya enggak kuat mentalnya,” jawaban Bripka RR dikutip dari tulisan jaksa.
Kemudian Bripka RR memanggil Richard Eliezer untuk ke lantai atas bergabung dalam ‘rapat kecil’ pembunuhan Brigadir J. Berbeda dengan Ricky Rizal, Bharada E alias Richard Eliezer dengan lantang menyanggupi perintah Sambo.