- tim tvone - tim tvone
Dari Biji yang Terbuang di Pinggir Jalan, Siswa SMP Al Falah Surabaya Sulap Ketapang Jadi Minyak Nabati Alternatif
Metode ekstraksi Soxhlet memang lazim digunakan dalam penelitian minyak biji ketapang, termasuk untuk menarik kandungan minyak dari bahan baku yang telah dikeringkan dan dihaluskan.
Jalan menuju hasil itu tidak mulus. Rassifa mengakui tim sempat menghadapi kendala teknis, terutama pada penyempurnaan pengambilan sampel. Namun, pendampingan guru pembimbing membuat proses tersebut dapat diselesaikan.
“Awalnya pasti kesulitan, tapi dengan bimbingan dari Ustazah Saniya dan Ustazah Palupi, semuanya bisa terlewati,” ungkapnya.
Meski berhasil menghasilkan minyak dari biji ketapang, penelitian ini masih berada pada tahap sampel laboratorium. Jumlah minyak yang dihasilkan masih terbatas, sehingga belum diuji untuk menggoreng makanan secara langsung.
Pihak sekolah menegaskan bahwa riset ini akan terus dikembangkan, terutama untuk menguji kualitas, keamanan, dan potensi pemanfaatannya secara lebih luas.
“Dengan biji ketapang ini, diharapkan kita bisa memberdayakan lagi dan memperbanyak, kalau bisa, supaya nanti bisa menjadi pengganti dari minyak sawit itu sendiri,” kata Devi.
Langkah lanjutan itu penting karena sebuah inovasi tidak cukup berhenti pada kemampuan menghasilkan minyak. Penelitian berikutnya perlu menguji titik asap, rasa, keamanan pangan, stabilitas penyimpanan, hingga skala produksi agar minyak ketapang benar-benar layak menjadi alternatif komersial.
Penemuan tersebut dipamerkan dalam Open House Yayasan Pendidikan Al Falah Surabaya 2026 bertema “Where Knowledge and Faith Shape WINNERS”.