- Kolase tvOnenews.com
Akhirnya Diceritakan, Markus Horison Ungkap Hal-hal Tak Mengenakan di Persib Bandung, Ceritakan Sosok Pelatih Ini ..
"Dan Darko ini kata anak-anak, tempramen, keras, dan suka marah-marah ke pemain, kita kan cuma dapat masukan," terangnya.
Sepulang dari TC Timnas Indonesia, Markus dan para pemain timnas lainnya langsung mengikuti pemusatan latihan Persib Bandung di Cirebon.
"Pas di Cirebon dia ngasih peraturan, contohnya telat nih, ditinggal, telat 1 menit ditinggal, oke kita diterima. Pokoknya emang disiplin lah dia," ucapnya.
"Tetapi ketika kita mau berangkat, ternyata asistennya yang tua itu, kita udah di bus, semua pemain, Darko juga, tinggal dia (asisten) yang telat, itu telatnya hampir 5 menit lah," terangnya.
"Pemain kan sesuai apa (aturan) dari Head Coach, kalau telat ya jangan pemain aja, kalau pelatih juga telat ya udah tinggal, ini kenapa gak ditinggal-tinggal," sambungnya.
Sampai akhirnya beberapa pemain Persib Bandung yang menunggu di bus bersahutan agar sang asisten itu ditinggal, karena sesuai aturan.
"Udah hampir 10 menit, datang lah dia baru kita berangkat latihan," tuturnya.
Keesokannya harinya Markus bercerita kalau dirinya sengaja datang terlambat saat waktu sarapan, dan ingin melihat bagaimana respon pelatih.
Mengingat sebelumnya ketika sang asisten terlambat tapi tidak mendapat teguran.
"Besok paginya saya mau mancing nih, saya pancing dulu, jam 7 sarapan bersama, saya udah bangun sebelum jam 7, saya sengaja emang niat saya, saya kan mau ngeliat dulu pelatih nih gimana sih tanggapannya," tandasnya.
Markus Horison.
Keinginan Markus hanya ingin kalau Darko sebagai Head Coach tapi tidak menunjukkan dia yang buat aturan, tetapi dia tidak lakukan.
"Telat saya jam 7, paling telatnya 1 atau 2 menit turun ke bawah, mereka kan semua udah di bawah. Datang Darko dengan bahasa Prancisnya, penerjamahnya ada sih dia," kata Markus.
Markus tidak diperbolehkan untuk duduk, untuk menunggu para pemain lainnya selesai makan.
"Ada Novi Arianto, Eka Ramdani, Atep, anak udah selesai (makan), dan balik ke kamar," cerita Markus.
"Coach minta maaf saya telat, dia ngamuk-ngamuk marah dengan bahasa Prancis, terus penerjemahnya ngasih tahu, Darko ini marah karena kamu telat berapa menit," terangkan Markus.