- instagram @karimbenzema @liverpoolecho
Kiprah Para Muslim di Tim-tim Juara Liga Champions
Benzema bahkan lantas melewati rekor Keita kala mempertahankan trofi Liga Champions pada 2017 sewaktu Real Madrid memukul Juventus, 4-1. Dan KB9 meningkatkan prestasinya, pemain Muslim dengan 4 kali juara kala Benz membuka gol kemenangan Madrid atas Liverpool pada final 2018.
Shaqiri dan Duet Mane-Salah
Xherdan Shaqiri, gelandang Muslim keturunan Albania, juga punya rekor. Shaqiri menjadi juara dengan dua tim berbeda. Setelah merasakan sukacita pertamanya bersama Bayern Muenchen, klub Jerman, pada 2013, pemain nasional Swiss pun jadi bagian tim Liverpool kala memenangi trofi musim 2018-2019.
Sukses Liverpool pada 2019 pun tak akan terjadi tanpa duet penyerang Muslim, para pendulang gol asal Afrika, Sadio Mane, jagoan Senegal, dan kapten Mesir, Mohamed Salah. Satu gol cepat Mo Salah pada menit 2 pun mengawali kemenangan The Reds 2-0 atas sesama klub Inggris, Tottenham Hotspur.
Chelsea dan Muslim Terbanyak
Derby Inggris terjadi lagi pada final Liga Champions 2020-2021 dengan menghadirkan banyak pemain Muslim di masing-masing tim. Manchester City menugaskan Ilkay Gundogan dan Riyad Mahrez di tim inti dan Benjamin Mendy di bangku cadangan melawan Chelsea yang punya lima pemain Muslim.
Jumlah pemain Chelsea merupakan rekor terbanyak Muslim di tim finalis. Tiga nama bermain penuh, yakni kiper Edouard Mendy, bek Antonio Ruediger, dan gelandang N’Golo Kante. Dua rekan lain ikut merayakan gelar juara dari bangku cadangan, yakni bek Kurt Zouma dan gelandang Hakim Ziyech. (raw)