- X/@thmanyahsports
Ronaldo Bikin Geger Gara-gara 'Solo Robar', Fans Al Hilal Sampai Minta Kemenpora-nya Arab Turun Tangan
tvOnenews.com - Awal tahun 2026 menjadi periode kelam bagi salah satu klub raksasa Arab Saudi, Al Nassr, yang juga ditunggangi oleh Cristiano Ronaldo.
Bukannya membuka lembaran baru dengan kemenangan, klub berjuluk Fariz Najd itu justru terjebak dalam tren negatif yang mengkhawatirkan.
Rentetan hasil buruk dimulai saat mereka takluk 2-3 dari Al Ahli, disusul kekalahan mengejutkan 1-2 di tangan Al Qadsiah.
- REUTERS/Hamad I Mohammed/File Photo
Puncaknya terjadi pada Selasa (13/1/2026) lalu, saat mereka kembali dipaksa menyerah 1-3 oleh rival abadi mereka, Al Hilal.
Laga melawan Al Hilal pada Selasa lalu berlangsung dalam tensi tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. Al Nassr sebenarnya tampil cukup dominan dan memberikan perlawanan sengit.
Cristiano Ronaldo sempat menghidupkan asa timnya lewat gol cantik pada menit ke-42. Namun, gol tersebut nyatanya tidak cukup untuk membendung kekuatan Al Hilal yang akhirnya mengunci kemenangan dengan skor meyakinkan.
Disorot kamera, Ronaldo perlihatkan gestur 'solo robar'
Meski berhasil mencatatkan namanya di papan skor, Ronaldo justru menjadi pusat perhatian karena aksi di luar teknis pertandingan.
Pasalnya, pemain asal Portugal itu terlihat melakukan gerakan tangan yang sangat spesifik, sehingga memicu kontroversi.
Ronaldo menunjukkan gestur yang dikenal sebagai "solo robar" sambil tersenyum ke arah kamera yang menyorotnya di bangku cadangan.
Melansir, A Bola via Al Jazeera, dalam bahasa Spanyol, frasa tersebut mengisyratkan sebagai isyarat "pencurian". Dilansir HiHi2, gestur Ronaldo itu bisa diartikan sebagai "mencuri" atau "menang dengan cara mencuri".
Gestur tersebut seolah menjadi pernyataan bisu dari Ronaldo, bahwa Al Hilal meraih kemenangan melalui cara-cara yang kontroversial.
Melalui gerakan tangannya, ia bak mengisyaratkan bahwa kemenangan Al Hilal adalah hasil dari "pencurian", mengingat Al Nassr bermain lebih dominan secara statistik sepanjang laga.
Namun, keputusan-keputusan wasit justru merugikan Al Nassr dan menguntungkan Al Hilal.
Reaksi keras warga Arab hingga minta Kemenpora turun tangan
Aksi Ronaldo tersebut tentu saja langsung memicu gelombang kontroversi di media sosial.
Laporan Al Jazeera menyebutkan, bahwa para penggemar Al Nassr berdiri di belakang kapten mereka. Mereka mengklaim bahwa Al Nassr memang dirugikan oleh beberapa keputusan wasit yang dianggap menguntungkan lawan.
Sebaliknya, pendukung Al Hilal menyerang balik dengan menegaskan bahwa tim mereka bermain lebih baik, sehingga pantas mendapatkan kemenangan.
"Pergerakan Ronaldo dalam pertandingan Al-Hilal dan Al-Nasr memicu reaksi besar di kalangan penggemar sepak bola di Arab Saudi, di tengah perbedaan pendapat antara penggemar kedua klub tersebut," tulis Al Jazeera, dikutip Kamis (15/1/2026).
- X/@thmanyahsports
"Para penggemar Al-Nassr membela Ronaldo, menegaskan bahwa tim mereka memang dirugikan selama pertandingan. Pendukung Al-Hilal menyerang pemain Portugal itu dan mengatakan bahwa 'Al-Zaeem' adalah tim yang lebih baik dalam pertandingan tersebut dan pantas mendapatkan kemenangan," sambung Al Jazeera.
Masih dari Al Jazeera, salah seorang penggemar Al Hilal yang geram bahkan menuntut agar Kementerian Olahraga Arab Saudi turun tangan.
Ia berpendapat bahwa gestur Ronaldo menunjukkan keraguan, tuduhan, dan ejekan serius terhadap integritas Liga Saudi serta kredibilitas para wasitnya.
Meski menghebohkan publik Arab Saudi, gestur "solo robar" sebenarnya bukan hal baru bagi Cristiano Ronaldo.
Pemain berusia 40 tahun itu sebelumnya pernah terekam melakukan gerakan serupa saat masih berseragam Real Madrid.
Kala itu, ia juga menggunakan gestur tersebut dalam situasi di mana timnya merasa dirugikan oleh keputusan wasit dalam laga krusial. (ism)