- Fortuna Sittard Official
Media Belanda Soroti Justin Hubner Ngamuk Usai Dipaksa Absen Gara-gara Paspor, Sebut Kelakuan NAC Breda Memalukan
tvOnenews.com - Nama Justin Hubner kembali jadi sorotan tajam di Eropa.
Bek Timnas Indonesia itu meluapkan emosinya secara terbuka setelah terseret polemik “skandal paspor” yang menyeret kariernya di klub.
Dalam laporan media Belanda Voetbalprimeur, situasi yang dialami Hubner disebut semakin memanas setelah adanya pengaduan dari NAC Breda.
- instagram.com/fortuna.sittard/
"Justin Hubner mengecam NAC Breda. Pemain internasional Indonesia ini telah dipinggirkan di Fortuna Sittard selama beberapa minggu terakhir dan tidak diizinkan untuk berlatih atau datang ke klub. Situasi ini muncul setelah NAC mengajukan pengaduan, yang menyebabkan skandal paspor," tulis Voetbalprimeur.
Dampaknya tidak main-main, pemain yang kini membela Fortuna Sittard itu bahkan sempat tidak diizinkan berlatih bersama tim.
Kondisi tersebut membuat Hubner angkat bicara. Ia mengaku frustrasi karena masalah administratif justru menghalangi dirinya untuk bermain sepak bola.
“Tidak menyenangkan rasanya tidak diizinkan berlatih atau bermain pertandingan karena masalah paspor itu,” ujar Hubner dengan nada kesal, kepada ESPN.
- Instagram @justinhubner5
Namun, bukan hanya itu. Bek berusia 22 tahun tersebut juga melontarkan kritik keras kepada pihak NAC Breda yang dianggapnya terlalu ikut campur.
“Saya merasa tindakan manajemen NAC itu memalukan. Apa peduli mereka dengan kewarganegaraan Anda? Maksud saya: mainkan saja sepak bola. Apa pentingnya paspor itu bagi mereka?” tegasnya.
Situasi ini bermula dari polemik yang lebih luas terkait status kewarganegaraan beberapa pemain, termasuk Dean James, yang ikut terseret dalam kasus serupa.
Hubner bahkan menyindir performa NAC Breda yang dianggap tidak pantas mengangkat isu tersebut.
- Go Ahead Eagles
“Ketika Anda dihancurkan 6-0 oleh Go Ahead, Anda seharusnya tidak mulai membicarakan paspor,” sindirnya tajam.
Tak berhenti sampai di situ, Hubner juga menilai bahwa tindakan tersebut justru merugikan pemain yang tidak tahu-menahu soal aturan detail di balik proses naturalisasi.