- instagram Dean James
Media Vietnam Heran Bukan Main, Gara-gara Pemain Timnas Indonesia Liga Belanda Terancam Ulang 133 Laga
tvOnenews.com - Nama Timnas Indonesia mendadak ikut terseret dalam pusaran kontroversi besar di Eredivisie.
Media Vietnam, Soha, bahkan mengaku heran bukan main melihat dampak luar biasa dari kasus yang melibatkan Dean James.
Dalam laporannya, Soha menilai situasi ini sangat tidak lazim. Mereka menyoroti bagaimana satu persoalan administratif bisa berkembang menjadi ancaman serius bagi jalannya kompetisi.
- Go Ahead Eagles
"Liga nasional Belanda menghadapi kekacauan yang belum pernah terjadi sebelumnya karena skandal hukum yang melibatkan pemain internasional Indonesia, Dean James," tulis Soha.
Masalah ini bermula dari kekalahan telak NAC Breda 0-6 atas Go Ahead Eagles pada 15 Maret lalu. Namun, hasil tersebut kini dipertanyakan setelah NAC Breda melayangkan protes resmi.
Klub tersebut menilai Dean James tidak memenuhi syarat untuk tampil karena persoalan kewarganegaraan dan izin kerja.
Diketahui, sang pemain lahir di Belanda namun telah mengambil kewarganegaraan Indonesia untuk membela Timnas Indonesia.
- Facebook - Go Ahead Eagles
Di sisi lain, regulasi di Belanda menyebut bahwa pengambilan kewarganegaraan lain dalam kondisi tertentu dapat memengaruhi status kewarganegaraan sebelumnya.
Hal inilah yang menjadi dasar gugatan NAC Breda.
Mereka beranggapan bahwa Dean James seharusnya dikategorikan sebagai pemain non-Uni Eropa yang wajib memiliki izin kerja sebelum bermain di kompetisi domestik.
Yang membuat situasi semakin pelik, kasus ini berpotensi meluas. Disebutkan ada sekitar 25 pemain lain di liga Belanda yang memiliki kondisi serupa.
Jika gugatan ini dikabulkan oleh pengadilan Utrecht, maka efek domino bisa terjadi. Klub-klub lain berpotensi mengikuti langkah NAC Breda untuk mengajukan protes.
Akibatnya, bukan tidak mungkin puluhan hingga ratusan pertandingan harus diulang. Bahkan, skenario ekstrem menyebut angka hingga 133 laga.
- Facebook - Go Ahead Eagles
"Liga Belanda bisa memainkan ulang 133 pertandingan berkat seorang pemain naturalisasi asal Indonesia," tulis media Vietnam, Soha, dalam tajuk laporannya.
"Skenario terburuk, yang melibatkan serangkaian tayangan ulang, telah dipertimbangkan. Beberapa klub besar dilaporkan sedang mempersiapkan opsi hukum untuk melindungi kepentingan mereka jika insiden tersebut terjadi," terang mereka.
Pihak KNVB sendiri telah memberi sinyal waspada. Mereka menyadari bahwa keputusan pengadilan nantinya bisa memicu krisis besar dalam kompetisi.
Sejumlah klub juga dikabarkan mulai menyiapkan langkah hukum sebagai bentuk antisipasi.
Kini, semua mata tertuju pada keputusan pengadilan yang akan diumumkan pada 4 Mei.
Hasilnya akan menentukan apakah Eredivisie tetap berjalan normal atau justru masuk dalam situasi kacau.
Tak heran jika media Vietnam sampai dibuat geleng kepala. Kasus ini bukan sekadar kontroversi biasa, melainkan potensi krisis besar yang berawal dari satu nama, namun berdampak ke seluruh liga. (asl)