- YouTube FIFA
Donald Trump Berulah, Pejabat Federasi Sepak Bola Jerman Bahas Soal Rencana Boikot Piala Dunia 2026
Jerman sendiri memiliki rekam jejak ketegangan dengan FIFA dalam isu politik di ajang Piala Dunia. Hal itu terlihat jelas pada Piala Dunia 2022 di Qatar terkait larangan penggunaan ban kapten OneLove.
Saat itu, FIFA mengancam akan memberikan kartu kuning kepada pemain yang tetap mengenakan ban kapten tersebut. Ban OneLove dirancang untuk menyuarakan pesan keberagaman dan inklusi di sepak bola dunia.
Sebagai bentuk protes, para pemain Timnas Jerman menutup mulut mereka saat sesi foto resmi sebelum laga pembuka melawan Jepang. Aksi tersebut disebut sebagai simbol perlawanan terhadap apa yang mereka anggap sebagai pembungkaman suara oleh FIFA.
“Menolak memberi kami ban kapten sama saja dengan menolak hak kami untuk bersuara. Kami tetap pada pendirian kami,” demikian pernyataan resmi DFB kala itu.
Gottlich kembali menegaskan kegelisahannya terhadap standar ganda dalam dunia sepak bola internasional. Ia mempertanyakan mengapa isu politik dianggap berlebihan di Qatar, namun seolah diabaikan ketika melibatkan Amerika Serikat.
“Qatar terlalu politis bagi semua orang dan sekarang kita benar-benar apolitis? Itu adalah sesuatu yang benar-benar, benar-benar, benar-benar mengganggu saya. Saya ingin tahu dari Donald Trump kapan dia telah mencapai batas tabunya, dan saya ingin tahu dari [presiden DFB] Bernd Neuendorf dan [presiden FIFA] Gianni Infantino,” ujar Gottlich. (fan)