- Instagram - Malaysia NT
Media Malaysia Lega Bukan Main usai 7 Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia Lepas Sementara dari Hukuman FIFA
Jakarta, tvOnenews.com - Media Malaysia mengungkap rasa leganya setelah tujuh pemain naturalisasi ilegal bisa kembali bermain. Sanksi FIFA terhadap mereka telah resmi ditangguhkan.
FIFA telah menjatuhkan hukuman kepada ketujuh pemain naturalisasi ilegal Malaysia pada September 2025 lalu. Mereka adalah Facundo Garcés, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, João Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, and Héctor Hevel.
Hukuman tersebut adalah larangan untuk berpartisipasi di kancah sepak bola dalam bentuk apa pun. Para pemain ini bahkan tidak bisa berlatih bersama klubnya masing-masing.
Namun, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) bersikeras untuk mengajukan banding. FIFA sudah mengambil keputusan bulat, namun FAM masih bisa membawa permasalahan ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
Pada Senin (26/1/2026) malam kemarin, FAM telah mengumumkan bahwa ketujuh pemain naturalisasi ilegal bisa kembali beraktivitas. Sebab, hukuman FIFA ditangguhkan untuk sementara.
Itu artinya mereka bisa beraktivitas lagi di kancah sepak bola. Namun, hanya hingga CAS mengambil keputusan final mengenai masalah ini.
“Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) ingin menginformasikan bahwa Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) telah mengabulkan permohonan penangguhan eksekusi yang diajukan oleh tujuh pemain tim nasional, yaitu Facundo Garcés, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, João Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal dan Héctor Hevel,” demikian pernyataan resmi dari FAM.
“Keputusan ini berarti bahwa larangan berpartisipasi dalam semua aktivitas sepak bola selama 12 bulan yang dijatuhkan FIFA kepada tujuh pemain Harimau Malaya ditangguhkan sementara, dan mereka diizinkan untuk melanjutkan karier mereka dan berpartisipasi dalam aktivitas terkait sepak bola apa pun hingga keputusan akhir atas banding di CAS dibuat,” tambah pernyataan tersebut.
Keputusan ini sedikit melegakan untuk sepak bola Malaysia. Makan Bola mengatakan bahwa para fans Malaysia bisa sedikit bernapas lega.
“Perkembangan ini tentu akan melegakan para penggemar sepak bola lokal yang sebelumnya khawatir tentang masa depan ketujuh pemain legendaris tersebut, sambil menunggu keputusan akhir CAS yang akan menentukan arah sebenarnya dari kasus ini,” demikian ulasan Makan Bola.
Keputusan ini belum tentu berdampak kepada Timnas Malaysia. Sebab, jeda internasional berikutnya akan digelar di bulan Maret, yang berarti lebih dari sebulan lagi. (rda)