- REUTERS/Gabriel Trujillo
FIFA Pantau Kondisi Kota Tuan Rumah Piala Dunia Meksiko Usai Kartel El Mencho Tewas
Jakarta, tvOnenews.com - Situasi keamanan di salah satu kota tuan rumah Piala Dunia 2026 tengah menjadi sorotan dunia. FIFA dikabarkan terus memantau perkembangan kondisi Guadalajara, Meksiko, usai tewasnya gembong kartel terkenal, El Mencho.
Kematian Nemesio Oseguara Cervantes alias El Mencho dalam operasi militer di Negara Bagian Jalisco pada Minggu lalu memicu gelombang kerusuhan. Pemimpin Kartel Jalisco New Generation (CJNG) itu dilaporkan tewas dalam operasi yang langsung memancing aksi balasan brutal dari kelompoknya.
FIFA pun bergerak cepat merespons situasi tersebut. Badan sepak bola dunia itu menyatakan terus berkoordinasi dengan otoritas setempat demi memastikan keamanan tetap terkendali jelang Piala Dunia.
"Di FIFA Meksiko, kami terus memantau situasi di Jalisco dan terus berkomunikasi dengan pihak berwajib," kata juru bicara FIFA dilansir dari laman Independent, Selasa (24/2/2026).
"Kami akan terus mengikuti tindakan dan arahan dari berbagai lembaga pemerintah, yang bertujuan untuk menjaga keselamatan publik dan memulihkan keadaan normal, dan kami menegaskan kembali kerja sama erat kami dengan otoritas federal, negara bagian, dan lokal," lanjut pernyataan jubir FIFA.
Gelombang kekerasan dilaporkan terjadi di lebih dari 20 negara bagian setelah kematian El Mencho. Jalan-jalan diblokir menggunakan mobil yang dibakar, sementara asap hitam pekat membumbung tinggi di berbagai titik kota.
Sejumlah bank dan bisnis lokal turut menjadi sasaran pembakaran. Di Bandara Guadalajara, para wisatawan terlihat berlarian dan berlindung setelah terdengar suara tembakan dari jalan raya terdekat.
Kondisi ini terjadi hanya empat bulan sebelum kota tersebut dijadwalkan menyambut jutaan suporter dari seluruh dunia untuk laga puncak Piala Dunia 2026. Stadion kebanggaan kota itu, Estadio Akron di Zapopan, menjadi salah satu dari tiga venue Meksiko yang akan menggelar pertandingan musim panas nanti.
Tak hanya Piala Dunia, Estadio Akron juga dijadwalkan menggelar laga play-off antara Kongo, Jamaika, dan Kaledonia Baru pada akhir Maret. Namun, situasi keamanan yang belum stabil memunculkan pertanyaan besar soal jaminan keselamatan suporter.
Dampak kerusuhan sudah terasa di kompetisi domestik. Liga utama Meksiko memastikan dua pertandingan yang dijadwalkan Minggu antara Queretaro dan Juarez FC di liga pria serta Chivas dan Club America di liga wanita ditunda tanpa batas waktu, sementara dua laga kasta kedua juga dibatalkan.
Pertandingan wanita antara Necaxa dan Queretaro di Aguascalientes bahkan dihentikan mendadak. Para pemain berlarian meninggalkan lapangan setelah mendengar suara keras yang diyakini sebagai tembakan di luar Estadio Victoria.
Tim nasional Meksiko sendiri dijadwalkan menghadapi Islandia dalam laga persahabatan di Stadion Corregidora, Queretaro, pada Rabu. Hingga kini, belum ada kepastian apakah pertandingan tersebut akan berjalan sesuai rencana.