- Instagram/Frans Putros
Kondisi Timnas Irak Makin Kacau Imbas Konflik Timur Tengah, Gelandang Persib Siap Tampil di Play Off Piala Dunia 2026
Jakarta, tvOnenews.com - Kondisi Timnas Irak jelang Play Off Piala Dunia 2026 semakin kacau imbas konflik Timur Tengah. Padahal, ini menjadi cara Irak untuk selangkah lagi ke Piala Dunia 2026.
Irak akan tampil di babak final Play Off Antar Konfederasi Piala Dunia 2026 dengan menunggu lawan antara Bolivia dan Suriname. Pertandingan ini pun akan digelar di Stadion BBVA, Guadalupe, 31 Maret 2026.
Bermain di Meksiko, pemain lokal Irak tidak bisa membuat visa izin perjalanan karena kantor Kedutaan Besar memilih untuk tutup. Tak hanya itu, pelatih Irak Graham Arnold bahkan tertahan di Dubai karena penutupan akses udara.
Pemain Persib, Frans Putros pun mengkonfirmasi kesiapannya jika akhirnya dipanggil sebagai rencana cadangan dengan Graham Arnold memanggil skuad dari pemain abroad.
"Saya terus menjalin komunikasi dengan staf tim, kami juga punya grup obrolan dengan para pemain dan semuanya," kata Frans Putros.
Berbagai opsi pun bermunculan di media sosial, termasuk Irak yang menggantikan posisi Iran di Piala Dunia maupun saran lain dari Graham Arnold untuk memainkan play off mendekati waktu turnamen pada Juni 2026 mendatang.
"Saat ini tidak banyak berita, saya pikir kami masih akan memainkan pertandingan play off di Meksiko, itu situasinya sekarang," katanya.
"Tentu bisa saja berubah dan setiap hari situasinya berubah, jadi kami tidak tahu pasti," kata Frans Putros.
Di sisi lain, Frans Putros sudah menyelesaikan tugasnya bersama Persib usai menutup bulan Ramadan dengan hasil imbang 1-1 dari Borneo FC pada Minggu (15/3/2026).
Selama jeda liburan, Frans Putros menunggu aba-aba dari Timnas Irak. Jika mendapatkan panggilan dia pun akan mengisi waktu liburan dengan membela tim nasional.
"Jika saya pergi ke tim nasional maka saya tidak akan memiliki libur," kata Frans Putros.
"Jika saya tidak pergi, saya akan memiliki sedikit liburan, mungkin mengunjungi negara baru atau mungkin tetap di sini di Indonesia untuk berlibur. Tidak ada rencana yang spesial," tutupnya. (hfp)