news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Sadio Mane (kanan) saat memegang trofi Piala Afrika (AFCON) 2025, setelah Timnas Senegal mengalahkan Timnas Maroko di laga final, Senin (19/1/2026)..
Sumber :
  • Instagram/sadiomaneofficiel

Reaksi Para Pemain Senegal usai Gelar Juara AFCON 2025 Resmi Dicopot oleh CAF dan Diberikan kepada Maroko

Para pemain Senegal memberikan reaksi setelah gelar juara Piala Afrika (AFCON) 2025 dicopot. Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) kemudian memberikannya kepada Maroko.
Rabu, 18 Maret 2026 - 11:00 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Para pemain Senegal memberikan reaksi setelah gelar juara Piala Afrika (AFCON) 2025 dicopot. Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) kemudian memberikannya kepada Maroko.

Kontroversi merebak pada Rabu (18/3/2026) dini hari tadi WIB. Sebab, CAF secara resmi mengumumkan bahwa gelar juara AFCON 2025 yang diraih Senegal pada Januari lalu telah resmi dicopot.

CAF menilai Senegal telah melanggar Pasal 84 dalam peraturan Piala Afrika. Mereka dinyatakan kalah walk out (WO) karena meninggalkan lapangan selama 15 menit dalam laga final melawan tuan rumah Maroko.

Itu terjadi setelah wasit memberikan penalti kepada Maroko namun sukar diterima oleh pihak Senegal. Para pemain Senegal sempat meninggalkan lapangan namun dibujuk oleh Sadio Mane untuk kembali.

Ketika penalti pada akhirnya dieksekusi, Brahim Diaz gagal mencetak gol. Pada akhirnya, Senegal meraih kemenangan dengan skor 1-0 berkat gol Pape Gueye di menit ke-94.

Namun demikian, putusan dari CAF mengubah segalanya. Dengan hukuman WO, maka Senegal kalah dengan skor 0-3 dan dengan demikian, Maroko dinobatkan sebagai juara.

Namun begitu, Senegal telah merayakan gelar juara di atas lapangan dan dianugerahi medali. Keputusan CAF pun mengundang reaksi keras dari para pemain Timnas  Senegal.

Habib Diarra, pemain Senegal yang bermain di Sunderland, langsung mengunggah tiga foto dirinya di Instagram story. Dia mengunggah momen-momen juara Piala Afrika.

Pemain Rayo Vallecano, Pathe Ciss, juga melakukan hal yang sama. Dia mengunggah foto dirinya bersama trofi disertai dengan emoji tertawa.

Gelandang Toulouse, Pape Demba Diop, tak berusaha untuk menahan diri menanggapi putusan CAF. “Saya rasa kita berada di rumah gila,” katanya.

Sedangkan Moussa Niakhate, yang membela Lyon, menyindir keputusan itu bahwa foto dirinya bersama trofi dalam perayaan gelar juara bukanlah buatan AI. “Ini bukan AI, ini asli,” tandasnya.

(rda)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:47
06:03
01:11
01:18
01:06
01:29

Viral