- REUTERS/Issei Kato
Pemain Keturunan Indonesia Malah Jadi Sasaran Kritik Meski Belanda Menang Meyakinkan di Piala Dunia 2026
tvOnenews.com - Timnas Belanda sukses mengamankan kemenangan meyakinkan 3-1 atas Tunisia pada laga kedua Grup F Piala Dunia 2026.
Hasil tersebut memastikan langkah De Oranje semakin dekat menuju fase gugur. Namun di balik kemenangan itu, sorotan justru mengarah kepada gelandang berdarah Indonesia, Tijjani Reijnders.
Pemain yang memiliki garis keturunan Indonesia dari sang ibu itu menjadi bahan pembahasan para pengamat sepak bola Belanda.
- REUTERS
Penampilannya dinilai belum mampu memberikan pengaruh maksimal meski Belanda tampil dominan sepanjang pertandingan.
Media Belanda, VoetbalPrimeur, mengungkapkan bahwa mantan pemain Timnas Denmark, Kenneth Perez, memberikan penilaian yang cukup mengejutkan terhadap skuad asuhan Ronald Koeman.
Menurut Perez, kemenangan atas Tunisia tidak bisa dijadikan tolok ukur karena kualitas lawan dianggap berada jauh di bawah Belanda.
Menurut Perez, hampir seluruh pemain Oranje hanya layak memperoleh nilai enam.
"Saya memberi mereka semua nilai 6. Anda bermain melawan lawan yang terlalu lemah. Tingkat kesulitannya sangat rendah," ujar Perez.
- REUTERS/Siphiwe Sibeko
Di antara seluruh pemain Belanda, nama Tijjani Reijnders menjadi salah satu yang paling banyak dibahas.
Perez dan analis ESPN Belanda, Hans Kraay Jr., sama-sama menilai permainan gelandang Manchester City tersebut belum mencapai performa terbaiknya.
Reijnders memperoleh nilai antara 5,5 hingga 6, menjadikannya salah satu pemain dengan penilaian terendah dalam laga tersebut.
Hans Kraay Jr. menilai penyebabnya bukan semata kualitas individu Reijnders, melainkan posisi bermain yang kurang sesuai dengan karakter sang pemain.
"Reijnders lebih baik sebagai pemain nomor delapan daripada nomor sepuluh. Jika Belanda memiliki hasil yang lebih buruk, mungkin akan dicari pemain nomor sepuluh yang berbeda. Tetapi melawan Maroko, Reijnders tetap berada di level nomor sepuluh," kata Kraay.
- REUTERS/Phil Noble
Komentar tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Reijnders.
Sebagai salah satu pemain penting di lini tengah Belanda, ia diharapkan mampu membuktikan bahwa dirinya tetap bisa tampil efektif meski dimainkan sedikit lebih maju dari posisi favoritnya.
Sementara itu, Hans Kraay memberikan penilaian yang berbeda dibanding Perez terhadap beberapa pemain Belanda.
Menurutnya, dua pemain yang paling menonjol saat menghadapi Tunisia adalah Brian Brobbey dan Denzel Dumfries.
Keduanya memperoleh nilai 7,5 berkat kontribusi besar dalam kemenangan De Oranje.
Brobbey tampil tajam di lini depan, sedangkan Dumfries kembali menunjukkan kualitasnya sebagai bek sayap modern yang aktif membantu serangan.
Meski belum tampil sesuai ekspektasi, peluang Tijjani Reijnders untuk membungkam kritik masih terbuka lebar.
Laga berikutnya melawan Maroko diprediksi menjadi ujian sesungguhnya bagi Belanda, sekaligus kesempatan bagi gelandang keturunan Indonesia itu untuk menunjukkan kualitas terbaiknya di panggung Piala Dunia 2026. (asl)