News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Airlangga Ungkap Sejarah Pasar Modal Indonesia yang Dimulai Sejak Masa VOC

Airlangga mengawali paparannya dengan mengingat kembali sejarah bursa di Indonesia. Menurutnya, aktivitas bursa pertama kali dibuka oleh pemerintah kolonial Belanda
Senin, 10 Agustus 2026 - 12:44 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap perjalanan panjang pasar modal Indonesia yang memiliki keterkaitan erat dengan sejarah perdagangan komoditas sejak era kolonial.

Kini, setelah 81 tahun Indonesia merdeka, pemerintah mendorong pasar keuangan nasional semakin dalam melalui pengembangan produk investasi baru, termasuk Exchange Traded Fund (ETF) emas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut disampaikan Airlangga saat memberikan sambutan dalam acara Peringatan HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia dan Peluncuran Produk ETF Emas di Jakarta Selatan, Senin (10/8/2026).

Airlangga mengawali paparannya dengan mengingat kembali sejarah bursa di Indonesia. Menurutnya, aktivitas bursa pertama kali dibuka oleh pemerintah kolonial Belanda sebelum kemudian kembali dibuka pada era pemerintahan Presiden Soeharto pada 1977.

“Kemudian kalau kita lihat berdasarkan sejarah, bursa kita kan pertama kali oleh Belanda ya, kemudian Pak Harto membuka kembali tahun ’77,” kata Airlangga.

Menariknya, Airlangga mengaitkan sejarah pasar modal Indonesia dengan keberadaan Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) yang disebutnya sebagai perusahaan publik pertama di dunia.

“Nah, kalau kita ingat, VOC itu adalah the first public listed company di dunia. Dan bidang usahanya adalah komoditas, ASEAN komoditas, shipping,” ujarnya.

Menurut Airlangga, aktivitas perdagangan komoditas pada masa tersebut turut menunjukkan besarnya nilai ekonomi yang berkaitan dengan Indonesia. 

Bahkan, apabila nilai kapitalisasi VOC dihitung menggunakan nilai saat ini, angkanya disebut masih sangat besar.

“Kemudian saya lihat market cap-nya kalau per hari ini, atau dinilai dengan hari ini, market cap-nya US$7 sampai 8 triliun. Jadi bahkan dengan today’s value pun tinggi,” tutur Airlangga.

Ia menilai sejarah tersebut menunjukkan bagaimana komoditas Indonesia telah menjadi bagian penting dalam aktivitas perdagangan global selama berabad-abad.

“Artinya itu juga beberapa based on Indonesia commodity selama tiga abad. Dan memang kita mencatat dari abad 16, 17, 18, 19, PDB per kapita tertinggi ada di Belanda,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, Airlangga menilai Indonesia memiliki kesempatan untuk membangun kekuatan pasar keuangannya sendiri setelah lebih dari delapan dekade merdeka.

Ia berharap kehadiran produk-produk investasi baru, termasuk ETF emas yang diluncurkan dalam momentum HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia, dapat memperkuat kedalaman sektor keuangan nasional.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usut Kematian Sutrimo, Polisi Bakal Ekshumasi Jasad di Banyumas pada 12 Agustus 2026

Usut Kematian Sutrimo, Polisi Bakal Ekshumasi Jasad di Banyumas pada 12 Agustus 2026

Polisi masih mengusut penyebab tewasnya Karumga eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Sutrimo, di depan Mordent Aesthetic Clinic.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Luke Vickery Siap Pulang Lebih Awal, Bung Ropan Yakin Timnas Indonesia Bakal Tampil Gagah di FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Siap Pulang Lebih Awal, Bung Ropan Yakin Timnas Indonesia Bakal Tampil Gagah di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia berpotensi mendapatkan tambahan kekuatan baru pada agenda FIFA ASEAN Cup 2026. Nama Luke Vickery digaungkan jadi andalan baru John Herdman.
Baru Sekali Dicadangkan, Masa Depan Maarten Paes di Ajax Sudah Diramal Buruk oleh Pengamat Belanda

Baru Sekali Dicadangkan, Masa Depan Maarten Paes di Ajax Sudah Diramal Buruk oleh Pengamat Belanda

Maarten Paes baru sekali duduk di bangku cadangan Ajax Amsterdam musim ini. Namun, posisinya langsung jadi sorotan usai Marc-André ter Stegen tampil impresif.
Hilirisasi Bauksit Jadi Pijakan Pengembangan Mineral Strategis Indonesia

Hilirisasi Bauksit Jadi Pijakan Pengembangan Mineral Strategis Indonesia

Indonesia terus perkuat hilirisasi bauksit sebagai bagian dari transformasi sumber daya mineral menjadi fondasi industri nasional yang bernilai tambah. seiring
Messi, Suarez dan Neymar bakal Reunian

Messi, Suarez dan Neymar bakal Reunian

Inter Miami berniat menyatukan trio MSN, yaitu Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral