- REUTERS/Mike Segar
Jadwal Piala Dunia Tanggal 27 Juni 2026, Jadi Panggung Sengit Fase Grup Demi Tempat di Babak 32 Besar
tvOnenews.com - Gelaran akbar Piala Dunia 2026 yang berlangsung di tiga negara tuan rumah, Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, kini telah memasuki momen-momen krusial di babak penyisihan grup.
Pada tanggal 27 Juni 2026, para pencinta sepak bola di tanah air akan disuguhkan serangkaian pertandingan penentu yang melibatkan tim-tim raksasa dunia demi mengamankan tiket menuju babak 32 besar.
Berdasarkan zona Waktu Indonesia Barat (WIB), jadwal pertandingan tanggal 27 Juni 2026 menyajikan laga dari Grup G, H, dan I yang diprediksi berjalan dengan tensi tinggi.
Sengitnya persaingan Grup I dan Grup H
- REUTERS/Peter Cziborra TPX IMAGES OF THE DAY
Rangkaian pertandingan pada hari Sabtu, 27 Juni 2026 WIB dibuka sejak dini hari. Di Grup I, tim nasional Prancis ditantang oleh kekuatan Eropa Utara, Norwegia, di Boston Stadium pada pukul 02.00 WIB.
Pada waktu yang bersamaan, laga sengit lain di Grup I mempertemukan Senegal melawan Irak yang digelar di Toronto Stadium.
Kedua laga ini menjadi sangat krusial karena setiap tim masih berpeluang berebut posisi puncak klasemen grup.
- REUTERS
Memasuki pagi hari pukul 07.00 WIB, perhatian dunia akan tertuju pada laga akbar di Grup H yang mempertemukan Spanyol melawan Uruguay di Estadio Guadalajara, Meksiko.
Duel ini menjadi salah satu daya tarik utama karena mempertemukan gaya sepak bola taktis Eropa dengan kekuatan fisik dan mentalitas tanpa kompromi khas Amerika Selatan.
Di saat yang sama, Arab Saudi akan bertanding melawan Tanjung Verde di Houston Stadium untuk menjaga asa mereka lolos ke fase gugur.
Penutupan laga Grup G di pagi hari
- REUTERS
Menutup rangkaian pertandingan penutup grup pada slot waktu ini, dua pertandingan dari Grup G akan dimainkan secara serentak pada pukul 10.00 WIB. Selandia Baru akan menghadapi salah satu tim unggulan, Belgia, di stadion BC Place Vancouver.
Sementara itu, Mesir akan berhadapan dengan Iran di Seattle Stadium. Bagi Belgia, pertandingan ini menjadi pembuktian konsistensi mereka, sedangkan bagi Mesir dan Iran, laga ini adalah kesempatan emas untuk mencuri poin penuh demi mencetak sejarah di turnamen format baru yang diikuti oleh 48 kontestan ini.