- REUTERS/Phil Noble
Piala Dunia 2026: Debutan Tanjung Verde Cetak Sejarah, Lolos ke Babak 32 Besar Tanpa Sekali Pun Menang
Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Tanjung Verde kembali mencuri perhatian di Piala Dunia 2026. Berstatus sebagai debutan, mereka sukses menorehkan sejarah dengan memastikan langkah ke babak 32 besar usai menahan imbang Arab Saudi tanpa gol pada laga terakhir Grup H.
Hasil imbang 0-0 yang berlangsung di Stadion NRG, Houston, Amerika Serikat, Sabtu (27/6/2026) WIB, menjadi penentu kelolosan Tanjung Verde. Tambahan satu poin sudah cukup mengantarkan mereka melanjutkan perjalanan di turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian luar biasa bagi negara yang baru pertama kali tampil di putaran final Piala Dunia. Meski minim pengalaman, Tanjung Verde mampu bersaing dengan tim-tim yang lebih mapan.
Tambahan satu poin membuat Tanjung Verde finis di peringkat kedua klasemen akhir Grup H. Mereka mengoleksi tiga poin dari tiga pertandingan yang seluruhnya berakhir imbang.
Kelolosan Tanjung Verde juga tidak lepas dari hasil pertandingan lain di grup yang sama. Uruguay harus rela turun ke posisi ketiga setelah takluk 0-1 dari Spanyol pada laga terakhir.
Akibat kekalahan tersebut, Uruguay hanya mengumpulkan dua poin dari tiga pertandingan. Situasi itu membuat Tanjung Verde unggul satu angka dan berhak mengamankan tiket ke fase gugur.
Perjalanan Tanjung Verde sepanjang fase grup layak mendapat apresiasi. Mereka menunjukkan konsistensi dengan mengandalkan organisasi permainan yang disiplin, terutama di sektor pertahanan.
Pada pertandingan pembuka, Tanjung Verde sukses menahan imbang Spanyol dengan skor 0-0. Hasil tersebut menjadi kejutan mengingat Spanyol merupakan salah satu unggulan di Grup H.
Momentum positif kemudian berlanjut ketika mereka menghadapi Uruguay. Dalam pertandingan tersebut, Tanjung Verde kembali menunjukkan daya juang tinggi hingga memaksakan hasil imbang 2-2.
Laga melawan Arab Saudi menjadi penutup sempurna bagi perjalanan mereka di fase grup. Bermain penuh disiplin, Tanjung Verde kembali mengamankan satu poin yang memastikan langkah bersejarah ke babak 32 besar.
Yang membuat pencapaian ini semakin istimewa, Tanjung Verde berhasil lolos ke babak 32 besar tanpa sekalipun meraih kemenangan. Tiga hasil imbang yang mereka raih di fase grup sudah cukup untuk mengantarkan Tubaroes Azuis mencatat sejarah pada penampilan perdana mereka di Piala Dunia.
Berbeda dengan dua laga sebelumnya, Tanjung Verde tampil lebih agresif saat menghadapi Arab Saudi. Mereka lebih berani mengambil inisiatif menyerang demi memburu kemenangan.
Berdasarkan statistik FIFA, Tanjung Verde melepaskan 15 tembakan sepanjang pertandingan. Meski hanya dua yang mengarah ke gawang, intensitas serangan mereka cukup merepotkan lini pertahanan Arab Saudi.
Arab Saudi sendiri hanya mampu menciptakan tujuh percobaan, dengan tiga di antaranya tepat sasaran. Selain itu, Tanjung Verde juga unggul dalam jumlah umpan silang dengan catatan 19 berbanding 12 milik lawannya.
Disiplin menjadi salah satu kunci keberhasilan Tanjung Verde. Mereka hanya melakukan 26 pelanggaran sepanjang pertandingan, lebih sedikit dibandingkan Arab Saudi yang mencatatkan 33 pelanggaran.
Sementara Tanjung Verde berpesta merayakan sejarah, Arab Saudi justru harus mengakhiri perjalanan lebih cepat. Tim berjuluk Green Falcons itu gagal mengulangi pencapaian terbaik mereka saat mampu menembus fase gugur Piala Dunia 1994.
Arab Saudi menutup fase grup di dasar klasemen Grup H dengan koleksi dua poin dari tiga pertandingan. Hasil tersebut diperoleh dari dua kali imbang dan satu kekalahan yang membuat mereka harus angkat koper lebih awal dari Piala Dunia 2026.
(igp)