- REUTERS/Issei Kato
Siapa Keisuke Honda? Legenda Jepang yang Percaya Diri Bidik Kursi Hajime Moriyasu, Pelatih Samurai Biru sejak 2018
tvOnenews.com - Masa depan kursi pelatih Timnas Jepang mulai menjadi perbincangan hangat setelah langkah Samurai Biru terhenti di babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai dikalahkan Brasil.
Di tengah ketidakpastian tersebut, muncul satu nama yang cukup mengejutkan, yakni legenda sepak bola Jepang, Keisuke Honda.
Media Jepang, Soccer King, melaporkan bahwa Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) masih ingin mempertahankan Hajime Moriyasu sebagai pelatih kepala.
- REUTERS - Jose Breton/Pics Action/NurPhoto
Namun, kontrak baru yang disiapkan disebut hanya berdurasi satu tahun dengan target membawa Jepang tampil di Piala Asia 2027 yang akan digelar di Arab Saudi.
Meski demikian, tawaran kontrak jangka pendek itu diyakini belum tentu menarik bagi Moriyasu yang telah menukangi Timnas Jepang sejak 2018.
Situasi tersebut membuka peluang munculnya sejumlah kandidat baru untuk mengisi kursi pelatih Samurai Biru.
Di tengah berbagai spekulasi tersebut, nama Keisuke Honda justru muncul sebagai kandidat yang paling menyita perhatian.
- Instagram @keisukehonda
Mantan gelandang AC Milan itu secara terbuka menyatakan kesiapannya jika dipercaya memimpin Timnas Jepang, meski hanya sebagai pelatih sementara.
"Jika Anda mencari manajer sementara karena belum menemukan kandidat yang tepat, tolong beri saya kesempatan selama satu tahun," ujar Honda seperti dikutip Soccer King.
Pernyataan itu disampaikan Honda setelah ia menjalani tugas sebagai komentator dalam seluruh pertandingan Jepang di Piala Dunia 2026. Ia mengaku siap apabila diberi kesempatan membawa Samurai Biru tampil di Piala Asia 2027.
Respons terhadap pernyataan Honda pun datang dari jajaran petinggi JFA. Direktur Teknik JFA, Yamamoto, mengaku menghargai keberanian dan tekad yang ditunjukkan mantan pemain berusia 39 tahun tersebut.
- tvonenews.com - Ilham Giovani
Menurutnya, semangat dan komitmen merupakan kualitas penting bagi seorang pelatih. Karena itu, JFA tidak menutup kemungkinan untuk mempertimbangkan Honda sebagai salah satu kandidat pada masa mendatang.
"Kami akan menanggapi apa yang dia katakan dengan serius. Saya pikir dia adalah orang yang benar-benar berbakat, dan fakta bahwa dia memiliki tekad seperti itu adalah daya tarik yang baik bagi seluruh dunia sepak bola," ujar Yamamoto.
Meski belum memberikan kepastian mengenai siapa pelatih berikutnya, JFA menegaskan proses pemilihan akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan berbagai aspek sebelum menentukan sosok yang akan memimpin Jepang pada Piala Asia 2027 maupun siklus berikutnya.
Honda sendiri bukan sosok yang benar-benar asing dengan dunia kepelatihan.
Pada periode 2018 hingga 2023, ia pernah menjabat sebagai manajer umum Timnas Kamboja sekaligus menangani tim U-23 negara tersebut.
Selama menjalani tugas itu, Honda ikut berperan dalam perkembangan sepak bola Kamboja meski juga mengalami sejumlah hasil kurang memuaskan, termasuk beberapa kekalahan saat menghadapi Vietnam.
Kini, dengan masa depan Hajime Moriyasu yang masih belum sepenuhnya pasti, nama Keisuke Honda menjadi salah satu kandidat yang paling banyak diperbincangkan.
Apakah legenda Jepang itu benar-benar akan mendapat kesempatan memimpin Samurai Biru, atau JFA tetap mempertahankan Moriyasu, masih menjadi teka-teki yang menarik untuk dinantikan dalam beberapa waktu ke depan. (asl)