- REUTERS/Ian Walton
Singgung Soal Drama Skorsing Balogun, Pelatih Timnas AS Ungkap Penyebab Kekalahan Anak Asuhnya di 16 Besar Piala Dunia 2026
tvOnenews.com - Amerika Serikat harus mengakhiri langkahnya di Piala Dunia 2026 setelah menelan kekalahan telak 1-4 dari Belgia pada babak 16 besar.
Kekalahan itu terjadi di tengah kontroversi Folarin Balogun yang tetap dimainkan meski sebelumnya menerima kartu merah pada laga sebelumnya.
Sebelumnya, FIFA mengizinkan Balogun tampil setelah Komite Disiplin memutuskan tidak memberlakukan skorsing otomatis terhadap sang penyerang.
- REUTERS/Phil Noble
Keputusan tersebut memicu perdebatan luas, terlebih setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya mengaku meminta FIFA meninjau kembali hukuman Balogun.
Meski demikian, FIFA menegaskan keputusan itu tidak dipengaruhi oleh intervensi politik maupun permintaan dari Trump.
Buntut dari polemik tersebut, pelatih TImnas AS yakni Mauricio Pochettino mengaku kecewa karena hal itu menutupi perjuangan timnya sepanjang turnamen.
"Saya sangat frustasi dan sangat kecewa dengan orang-orang yang seharusnya memahami situasi ini," kata Pochettino dikutip dari laman France24.
Ia menuding para kritikus sepakbola mencampuradukkan politik dengan keputusan FIFA tersebut.
Meski begitu, pelatih asal Argentina itu menolak untuk menyebut kontroversi Balogun sebagai penyebab utama timnya tersingkir dari Piala Dunia.
"Saya rasa itu tidak mempengaruhi performa kami, itu bukan alasan, dan kami tidak bisa membuat alasan, ini bukan hari kami." ungkap Pochettino.
Pochettino menilai tugasnya hanya mempersiapkan tim dengan pemain yang dinyatakan layak tampil oleh FIFA.
"Tapi secara pribadi apa intinya? Menghina atau menerima banyak pesan buruk atau ancaman, jika posisi saya adalah 'Saya kepala pelatih, itu aturannya bahwa pemain tersebut boleh bermain'?" lanjutnya.
- REUTERS/Ian Walton
"Posisi saya adalah melatih tim, dan jika Anda memiliki Balogun yang tersedia, karena komite disiplin FIFA mengizinkan Anda untuk memiliki pemain tersebut, itu bukan masalah," kata Pochettino.
"Secara pribadi, saya merasa sangat kecewa dengan terlalu banyak orang." tambahnya.
Balogun, yang telah mencetak tiga gol sepanjang turnamen, dipercaya menjadi starter melawan Belgia, tetapi gagal memberikan pengaruh besar bagi permainan Amerika Serikat.
Pochettino mengakui timnya tampil jauh dari performa terbaik pada laga tersebut.
"Ini adalah hari yang sangat buruk. Ini bukan hari kita, baik secara kolektif maupun individual," kata Pochettino.