news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain Timnas Inggris, Jarell Quansah.
Sumber :
  • REUTERS/Paul Childs

Timnas Inggris Dipastikan Tanpa Bek Kanannya pada Laga Perempat Final Piala Dunia 2026 kontra Norwegia

Timnas Inggris dipastikan kehilangan salah satu pemain bertahannya saat menghadapi Norwegia pada babak perempat final Piala Dunia 2026.
Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:59 WIB
Editor :

tvOnenews.com - Timnas Inggris dipastikan kehilangan salah satu pemain bertahannya saat menghadapi Norwegia pada babak perempat final Piala Dunia 2026.

Bek Bayer Leverkusen, Jarell Quansah, resmi dijatuhi hukuman larangan bermain dua pertandingan setelah menerima kartu merah saat menghadapi Meksiko di babak 16 besar.

Keputusan tersebut diumumkan FIFA melalui Komite Disiplin usai menilai pelanggaran Quansah masuk kategori serious foul play atau pelanggaran berat.

Pemain Timnas Inggris, Jarell Quansah
Sumber :
  • REUTERS/Paul Childs

Quansah mendapat kartu merah pada menit ke-54 ketika Inggris mengalahkan Meksiko dengan skor 3-2 setelah melakukan tekel keras terhadap Jesus Gallardo.

Akibat sanksi itu, bek berusia 23 tahun tersebut dipastikan absen saat The Three Lions menghadapi Norwegia Minggu dini hari nanti.

Bukan hanya itu, Quansah juga terancam melewatkan laga semifinal apabila Inggris berhasil mengatasi perlawanan Norwegia.

Bek muda tersebut baru dapat kembali memperkuat skuad asuhan Thomas Tuchel jika Inggris sukses mencapai partai final di New Jersey, Amerika Serikat, 19 Juli.

Federasi Sepak Bola Inggris (FA) sebenarnya sempat mempertimbangkan langkah banding atas hukuman tambahan tersebut.

Namun, regulasi Piala Dunia 2026 tidak memberikan ruang bagi setiap tim untuk mengajukan keberatan terhadap sanksi tersebut.

Kasus Quansah kembali memunculkan perdebatan mengenai konsistensi FIFA dalam menerapkan aturan disiplin sepanjang turnamen.

Sorotan itu muncul karena keputusan terhadap Quansah berbeda dengan perlakuan yang diterima penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun.

Balogun sebelumnya juga memperoleh kartu merah akibat pelanggaran berat ketika menghadapi Bosnia-Herzegovina.

Namun, FIFA justru memberikan penangguhan larangan satu pertandingan untuk Balogun dan bisa berlaga di babak 16 besar kontra Belgia.

Keputusan tersebut menuai kritik dari berbagai pihak, termasuk UEFA, Federasi Sepak Bola Belgia, hingga pelatih Inggris Thomas Tuchel.

Kontroversi itu juga membuat Federasi Sepak Bola Prancis mengajukan protes atas kartu kuning Michael Olise saat melawan Paraguay, meski akhirnya ditolak FIFA.

(akg)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

09:58
06:13
07:04
05:40
01:08
07:17

Viral