- IMAGN IMAGES via Reuters/Nathan Ray Seebeck
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Spanyol Hadapi Prancis dan Argentina Bertemu Inggris
Jakarta, tvOnenews.com - Babak semifinal Piala Dunia 2026 resmi menghadirkan dua pertandingan bergengsi. Spanyol akan menghadapi Prancis, sedangkan Argentina ditantang Inggris untuk memperebutkan satu tempat di partai final.
Empat tim terbaik dunia memastikan langkah ke semifinal setelah melewati laga perempat final yang berlangsung sengit. Masing-masing menunjukkan kualitas, mental juara, dan daya juang tinggi demi menjaga asa mengangkat trofi.
Semifinal pertama akan mempertemukan Spanyol melawan Prancis. Duel dua raksasa Eropa itu dijadwalkan berlangsung di AT&T Stadium, Dallas, pada Selasa waktu setempat.
Jelang laga tersebut, bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, menunjukkan rasa percaya diri yang tinggi. Ia menilai justru Prancis yang seharusnya mewaspadai kekuatan La Roja.
"Jika Prancis harus takut kepada seseorang, itu adalah kami," ujar Yamal. Pernyataan itu sekaligus mengingatkan keberhasilan Spanyol menyingkirkan Les Bleus pada semifinal Euro 2024.
Meski demikian, Prancis datang dengan kekuatan yang jauh berbeda dibandingkan dua tahun lalu. Tim asuhan Didier Deschamps kini tampil lebih matang dengan hadirnya pemain seperti Michael Olise dan Bradley Barcola.
Di sisi lain, Spanyol juga mengalami perkembangan di bawah arahan Luis de la Fuente. La Roja kini tampil lebih efektif tanpa meninggalkan identitas permainan berbasis penguasaan bola.
Lini belakang Spanyol menjadi salah satu kekuatan utama sepanjang turnamen. Meski sempat kebobolan saat menghadapi Belgia, mereka tetap menjadi tim dengan pertahanan paling solid di Piala Dunia 2026.
Semifinal lainnya akan mempertemukan Argentina melawan Inggris. Laga sarat gengsi tersebut dijadwalkan berlangsung di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, pada Rabu waktu setempat.
Inggris melaju ke empat besar setelah bangkit mengalahkan Norwegia pada babak perempat final. Meski lolos, performa The Three Lions masih menuai kritik, termasuk dari pelatih Thomas Tuchel.
Tuchel menilai anak asuhnya masih belum menunjukkan permainan terbaik. Karena itu, Inggris dituntut tampil lebih konsisten jika ingin menghentikan langkah sang juara bertahan.
Bagi Inggris, keberhasilan menembus semifinal menjadi pencapaian yang cukup langka. Sejak menjadi juara pada 1966, mereka baru beberapa kali mampu mencapai fase empat besar Piala Dunia.