- REUTERS/Hannah Mckay
Piala Dunia 2026: Respons Tak Terduga Scaloni Usai Argentina Lolos ke Semifinal, Akui Albiceleste Sulit Kalahkan Swiss dan Cuma Beruntung
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, mengakui timnya harus bekerja ekstra keras untuk menyingkirkan Swiss pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Menurutnya, laga tersebut menjadi salah satu pertandingan paling sulit yang dijalani Lionel Messi dan kolega sepanjang turnamen.
Meski berhasil mengamankan tiket ke semifinal, Scaloni menilai performa Argentina masih jauh dari kata sempurna. Ia pun meminta anak asuhnya segera berbenah sebelum menghadapi Inggris di babak empat besar.
Argentina memastikan langkah ke semifinal setelah menundukkan Swiss dengan skor 3-1 melalui babak perpanjangan waktu. Duel yang berlangsung di Arrowhead Stadium, Kansas City, Sabtu waktu setempat, berjalan sengit hingga 120 menit.
La Albiceleste sempat unggul lebih dahulu melalui Alexis Mac Allister. Namun, Swiss mampu memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan setelah Dan Ndoye menyamakan kedudukan.
"Kenyataannya kami kesulitan hari ini. Kami tahu mereka adalah tim yang sangat mengandalkan kekuatan fisik. Saya pikir mereka benar-benar menyulitkan kami," ujar Scaloni, dikutip dari laman FIFA, Minggu (12/7/2026).
Situasi pertandingan berubah pada menit ke-72. Swiss harus bermain dengan 10 orang setelah Breel Embolo menerima kartu kuning kedua karena dianggap melakukan diving.
Keunggulan jumlah pemain akhirnya mampu dimanfaatkan Argentina. Pada babak kedua perpanjangan waktu, Julian Alvarez dan Lautaro Martinez mencetak gol yang memastikan kemenangan 3-1 bagi sang juara bertahan.
Meski meraih hasil positif, Scaloni menilai kemenangan tersebut tidak lepas dari faktor keberuntungan. Ia menegaskan Argentina harus jujur mengevaluasi penampilannya.
Menurut pelatih berusia 48 tahun itu, Argentina baru mampu tampil lebih menekan setelah Swiss kehilangan satu pemain. Momentum tersebut menjadi titik balik yang menentukan hasil pertandingan.
"Kami tidak mampu keluar dari situasi-situasi tertentu. Sebenarnya, hari ini keberuntungan berpihak kepada kami karena lawan kehilangan satu pemain akibat kartu merah," kata Scaloni.
"Sejak saat itu, tim mulai melancarkan serangan. Kami harus realistis. Masih banyak hal yang perlu diperbaiki, tetapi meraih kemenangan tentu selalu lebih baik," tambahnya.
Evaluasi tersebut menjadi perhatian penting mengingat lawan berikutnya adalah Inggris. The Three Lions dinilai memiliki kualitas yang lebih merata dan mampu memberikan ancaman berbeda dibandingkan Swiss.
Argentina dijadwalkan menghadapi Inggris pada babak semifinal Piala Dunia 2026. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, pada Kamis (16/7/2026) pukul 02.00 WIB.
Duel tersebut juga diprediksi menjadi salah satu laga yang paling dinantikan di turnamen ini. Selain mempertemukan dua tim elite dunia, pertandingan itu juga menjadi perebutan satu tiket menuju partai final Piala Dunia 2026.
Scaloni berharap timnya mampu memperbaiki berbagai kekurangan yang terlihat saat menghadapi Swiss. Jika ingin mempertahankan gelar juara dunia, Lionel Messi dan kolega dituntut tampil lebih efektif saat menghadapi Inggris.
(igp)