- REUTERS/Peter Cziborra
Erling Haaland Kelelahan
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Norwegia, Stale Solbakken, mengungkap alasan di balik keputusan menarik keluar Erling Haaland saat menghadapi Inggris pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Menurutnya, sang bomber sudah menghabiskan seluruh tenaganya setelah berjuang sepanjang pertandingan.
Keputusan tersebut diambil ketika laga memasuki babak perpanjangan waktu. Solbakken menilai kondisi fisik Haaland sudah tidak memungkinkan untuk terus berada di lapangan.
Norwegia akhirnya harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-2 dari Inggris, Minggu (12/7) dini hari WIB. Kekalahan itu membuat langkah The Vikings terhenti di babak perempat final.
Erling Haaland ditarik keluar saat jeda babak pertama perpanjangan waktu. Posisinya digantikan oleh Jorgen Strand Larsen yang masuk untuk menambah daya gedor di lini depan. Namun, masuknya Strand Larsen tak mampu mengubah keadaan. Inggris tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
"Tidak sulit untuk menarik keluar Haaland; seharusnya saya melakukannya sepuluh menit lebih awal karena dia sudah kehabisan tenaga," ujar Stale Solbakken, seperti dilansir dari The Standard. "Dia telah menjalani Piala Dunia yang luar biasa dengan mencetak tujuh gol, tetapi dia sudah mengerahkan seluruh energinya," tambahnya.
Pada pertandingan tersebut, Haaland bermain selama 105 menit. Meski terus mendapat pengawalan ketat, ia tetap berusaha memberikan ancaman bagi lini pertahanan Inggris.
Berdasarkan statistik pertandingan, Erling Haaland hanya mampu melepaskan dua tembakan sepanjang laga. Satu percobaan mengarah ke gawang, sedangkan satu lainnya gagal menemui sasaran.
Data Fotmob juga menunjukkan minimnya ruang gerak yang dimiliki striker Manchester City tersebut. Haaland hanya lima kali menyentuh bola di dalam kotak penalti Inggris.
Norwegia sebenarnya sempat berada di atas angin setelah Andreas Schjelderup mencetak gol pembuka pada menit ke-36. Keunggulan itu membuat The Vikings sempat bermimpi melaju ke semifinal.
Namun, Inggris berhasil bangkit pada babak kedua. Jude Bellingham tampil sebagai pahlawan setelah mencetak dua gol yang membalikkan keadaan untuk membawa The Three Lions menang 2-1.
Hasil tersebut memastikan Inggris melaju ke babak semifinal Piala Dunia 2026. Sementara itu, perjalanan mengejutkan Norwegia harus berakhir di tangan salah satu favorit juara.
Meski gagal melangkah lebih jauh, Haaland tetap meninggalkan kesan luar biasa sepanjang turnamen. Ia menutup Piala Dunia 2026 dengan koleksi tujuh gol yang menempatkannya di jajaran pencetak gol terbanyak.
Stale Solbakken memberikan apresiasi atas perjuangan anak asuhnya, khususnya Erling Haaland. Menurutnya, performa sang penyerang sepanjang turnamen menjadi modal berharga bagi Norwegia untuk menghadapi kompetisi internasional berikutnya (igp)