news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gianni Infantino dan Donald Trump.
Sumber :
  • REUTERS/Evan Vucci

Sukses Gelar Piala Dunia di Amerika Serikat, Presiden FIFA Gianni Infantino Didorong Jadi Sekjen PBB oleh Donald Trump

Keinginan Donald Trump tak lepas dari keberhasilan FIFA menggelar Piala Dunia dengan Amerika Serikat sebagai salah satu tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko. 
Rabu, 22 Juli 2026 - 21:10 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendorong Presiden FIFA Gianni Infantino sebagai  kandidat Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). 

Keinginan Donald Trump tak lepas dari keberhasilan FIFA menggelar Piala Dunia dengan Amerika Serikat sebagai salah satu tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko. 

Turnamen yang berlangsung selama lima pekan dengan total 104 pertandingan itu ditutup dengan kemenangan Spanyol atas Argentina 1-0 di final yang berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.

Dilansir dari laman Independent, laporan The New York Post, Donald Trump menilai Gianni Infantino memiliki kapasitas untuk memimpin organisasi dunia tersebut ketika masa jabatan Sekjen PBB saat ini, Antonio Guterres asal Portugal, berakhir pada Desember mendatang.

Seorang sumber dari Gedung Putih mengungkapkan bahwa Donald Trump menilai sosok Gianni Infantino memiliki kemampuan menyatukan banyak pihak.

"Dia dihormati oleh semua orang di seluruh dunia, dan menyadari bahwa dia memiliki kemampuan istimewa untuk menyatukan banyak orang," kata sumber tersebut.

Gianni Infantino yang kini berusia 56 tahun merupakan seorang pengacara asal Swiss dan telah memimpin FIFA sejak 2016. Ia juga telah menyatakan niatnya untuk mencalonkan diri untuk masa jabatan ketiga sebagai Presiden FIFA.

Hingga kini, Gianni Infantino belum memberikan tanggapan terkait usulan Donald Trump tersebut. Untuk menjadi Sekretaris Jenderal PBB, ia harus memperoleh dukungan Dewan Keamanan PBB sebelum akhirnya mendapat persetujuan Majelis Umum.

Meski demikian, peluang Infantino menuju kursi Sekjen PBB diperkirakan tidak mudah. Ia akan bersaing dengan sejumlah nama lain, di antaranya mantan Presiden Chile Michelle Bachelet serta Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi asal Argentina.

Jika benar meninggalkan FIFA, Gianni Infantino juga harus rela menerima pemotongan pendapatan yang sangat besar. Saat ini ia dilaporkan menerima gaji sekitar 6 juta dolar AS per tahun sebagai Presiden FIFA, sedangkan gaji Sekretaris Jenderal PBB hanya sekitar 418 ribu dolar AS per tahun.

Hubungan Donald Trump dan Gianni Infantino memang semakin erat selama proses penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Bahkan, usai final Spanyol kontra Argentina, Donald Trump turut mendampingi Infantino menyerahkan medali emas dan trofi kepada para pemain Spanyol. Presiden AS itu juga sempat naik ke podium juara bersama skuad La Roja.

Namun, kepemimpinan Infantino selama Piala Dunia 2026 tidak lepas dari kontroversi. FIFA mendapat banyak kritik sejak sebelum turnamen dimulai, mulai dari penambahan peserta menjadi 48 tim, mahalnya harga tiket, hingga sejumlah keputusan yang memicu perdebatan selama kompetisi berlangsung.

Salah satu yang paling disorot adalah keputusan FIFA mencabut hukuman larangan bermain penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, setelah sebelumnya menerima kartu merah. Keputusan itu memicu protes karena dianggap bertentangan dengan preseden yang selama ini berlaku. Meski demikian, Amerika Serikat tetap tersingkir setelah kalah telak 1-4 dari Belgia di babak gugur.
 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:09
00:49
01:16
05:05
05:32
05:41

Viral