- Federasi Sepak Bola Italia/figc.it
Andrea Pirlo Out! Kursi Pelatih Timnas Italia Kosong Lagi
Jakarta, tvOnenews - Andrea Pirlo resmi batal menjadi pelatih Tim Nasional atau Timnas Italia.
Keputusan ini memicu ketegangan di internal Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), bahkan berpotensi memunculkan pengunduran diri sejumlah petinggi.
Yang blak-blakan mengancam mundur adalah Direktur Teknik FIGC, Paolo Maldini dan penasihat Leonardo Araujo.
Sebelumnya, Andrea Pirlo disebut menjadi pilihan utama setelah Pep Guardiola dan Carlo Ancelotti menolak tawaran menangani Gli Azzurri.
Namun, proses pengangkatannya terhenti akibat persoalan di luar lapangan yang menjadi sorotan publik.
Menurut laporan Corriere della Sera, Andrea Pirlo mendapat sorotan karena memiliki kontrak sebagai duta global sebuah perusahaan judi asal Rusia, Fonbet.
Kerja sama tersebut menuai kontroversi mengingat banyak negara Eropa memutus hubungan dengan perusahaan-perusahaan Rusia sejak pecahnya perang di Ukraina.
Andrea Pirlo kemudian mengeluarkan pernyataan kemitraan tersebut sama sekali tidak memiliki unsur politik. Namun, penjelasan itu tidak cukup meredam kritik yang terus berdatangan.
Pihak pengacara FIGC bahkan melakukan peninjauan terhadap kontrak Andrea Pirlo.
Hasilnya, kerja sama itu dipastikan merupakan kemitraan pribadi dan tidak berkaitan langsung dengan pekerjaannya sebagai pelatih klub asal Uni Emirat Arab, United FC, yang dimiliki pengusaha Sergey Lomakin.
Meski hasil pemeriksaan tidak menemukan hubungan langsung dengan pekerjaannya sebagai pelatih klub, Presiden FIGC, Giovanni Malago, tetap memutuskan menghentikan seluruh proses penunjukan Andrea Pirlo.
Malago bahkan membatalkan pertemuan yang sebelumnya telah dijadwalkan bersama Pirlo dan perwakilannya untuk membahas tahap akhir pengangkatan sebagai pelatih Timnas Italia.
Tak lama setelah kabar tersebut mencuat, Andrea Pirlo menutup rangkaian isu itu melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
Kini, FIGC dihadapkan pada tantangan besar untuk segera menyelesaikan polemik internal sekaligus menentukan sosok yang tepat untuk memimpin Timnas Italia.
Krisis ini menjadi ujian bagi jajaran petinggi federasi dalam mengambil keputusan penting di tengah sorotan publik yang semakin tajam.