- REUTERS/Blake Dahlin
Hamza Abdelkarim, Wonderkid Barcelona asal Mesir yang Memesona
Jakarta, tvOnenews - Penyerang Barcelona 18 tahun asal Mesir, Hamza Abdelkarim, mendominasi pemberitaan di Spanyol setelah penampilan mencoloknya dalam laga persahabatan menghadapi Birmingham City di Stadion St. Andrew's, Inggris.
Hamza Abdelkarim mencetak dua gol (brace) dan menegaskan dirinya sebagai salah satu kejutan paling menonjol di kamp pemusatan latihan Barcelona untuk musim 2026/2027.
Di tengah absennya para pilar utama usai Piala Dunia 2026, pelatih Hansi Flick berani memercayakan lini serang kepada kombinasi penyerang baru dan talenta akademi.
Terbukti, sejak babak pertama dimulai, permainan ofensif Barcelona langsung dimotori oleh wonderkid berusia 16 tahun, Ebrima Tunkara, yang diplot sebagai gelandang serang alias playmaker.
Mengandalkan visi bermain yang visioner dan keunggulan fisik di atas rata-rata usianya, Ebrima konstan menjadi kreator serangan berbahaya.
Meski Birmingham City sempat memimpin lebih dulu lewat gol sundulan August Priske pada menit ke-31, agresivitas lini tengah Blaugrana yang dikomandoi Ebrima Tunkara membuat tim tamu cepat merespons.
Memasuki menit ke-42, akselerasi tajam di lini depan memaksa barisan pertahanan Birmingham City melakukan pelanggaran di kotak terlarang.
Hamza Abdelkarim yang maju sebagai eksekutor penalti tampil dengan sangat dingin untuk mengecoh kiper James Beadle, sekaligus mengubah papan skor menjadi imbang 1-1 hingga turun minum.
Penyerang 18 tahun tersebut kembali menunjukkan ketajamannya di menit ke-60 setelah melepaskan penyelesaian akhir mematikan yang membawa Barcelona berbalik unggul 2-1.
Kerja sama apik antara Hamza Abdelkarim di ujung tombak dan suplai bola matang dari Ebrima Tunkara menuai pujian dari Hansi Flick usai laga.
Sang pelatih mengaku sangat puas dengan insting mencetak gol Hamza sebagai striker nomor sembilan baru, sekaligus mengagumi ketenangan Tunkara dalam mengontrol ritme permainan tim senior.
Tuan rumah Birmingham City baru bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-68 melalui sepakan Jhon SolĂs sebelum laga terpaksa dilanjutkan ke babak tos-tosan.
Pada babak adu penalti, dewi fortuna lebih berpihak kepada Birmingham City setelah kiper mereka tampil impresif menggagalkan tiga eksekutor Barcelona. Tuan rumah menang 3-2 atas Blaugrana.